MANADO, Sulutnews.com – Merasa terus mengalami perlakuan tidak adil dan Hak Asasi mereja dilanggar, puluhan mahasiswa Papua yang tergabung dalam Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Senin (6/3/2023 mendatangi Kantor DPRD Sulut. Mereka menggelar orasi menuntut pemerintah Indonesia mengusut tuntas pembunuhan 9 warga sipil yang diduga dilakukan okeh Oknum TNI dan Polri.
” Kami merasa Hak Kami sejak Bangsa Papua terus dilanggar dan ditindas dan sampai hari ini pemerintah Indonesia belum mampu menyelesaikannya teriak mahasiswa,” saat menggelar orasi di kantor DPRD Sulut.
Kelompok Mahasiswa yang saat ini sementara mengikuti perkuliahan di Sulawesi Utara ini mendesak DPRD Sulut untuk dapat menyampaikan apa yang menjadi tuntutan mereka mengusut tuntas pelaku penganiayaan dan jika ada pejabat yang terlibat untuk mundur dari jabatannya.” Kami masyarakat Papua selalu tertindas bahkan sampai hari ini bangsa Indonesia selalu mengucilkan kami, untuk apa ada pembanginan jika kami tidak menikmati kebebasan,” teriak mahasiswa.
Usai menandatangani kesepakatan yang diajukan Wakil Ketua DPRD Sulut Dr Vicktor Mailangkay didampingi anggota Komisi I Melky Jakhin Pangemanan dan Hilman Idrus menyampaikan lima sebagai dukungan atas apa yang menjadi tuntutan Majasiswa.
” Kami memberi apresiasi kepada adik- adik mahasiswa yang datang menyampaikan aspirasi dengan penuh damai. Kita adalah satu keluarga maka mari sama- sama kita berjuang menyampaikan apa yang menjadi aspirasi kepada pemerintah pusat,” tegas Mailangkay.
Juga disampaikan MJP yang mendukung gerakan mahasiswa Papua dalam mencari keadilan.” Kita tau bersama ketidak adilan terus terjadi ditanah Papua, mari kita lawan dan perjuangkan bersama keadilan yang selama ini belum ternikmati,” ucap MJP
Usai mendapatkan dukungan tanda tangan dari para Wakil Rakyat di DPRD Sulut, puluhan mahasiswa langsung membubarkan diri secara tertib.(josh tinungki)





