Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Health · 15 Okt 2025 20:25 WITA ·

Dari Perbatasan Untuk Indonesia, Kisah Dokter Gigi Tasya Mantiri Yang Menginspirasi


Foto : drg. Tasya Mantiri Perbesar

Foto : drg. Tasya Mantiri

Sangihe, Sulutnews.com – Meliana Anastasya Mantiri, yang akrab disapa drg. Tasya Mantiri adalah dokter gigi berdarah Manado kini mengabdi di Puskesmas Kuma, Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai Tenaga Medis Penugasan Khusus Kemenkes RI.

“Sebagai seorang dokter gigi, saya melakukan pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada pasien di tempat penugasan” ucapnya.

Seperti diketahui Kabupaten Kepulauan Sangihe yang merupakan Kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina dimana masyarakat masih memiliki akses yang sulit dan terbatas untuk mendapatkan layanan dari dokter gigi.

“Motivasi saya, adalah mengabdi untuk negeri. Ini adalah kali kedua saya ikut penugasan khusus, saya merasa bahagia dan seperti ada kepuasan tersendiri melihat para warga yang menjadi pasien tersenyum setelah saya layani” tutur dokter gigi yang mempunyai hobby tralling dan gemar mengeksplor hal baru mengaku ini adalah kali kedua bertugas dan mengabdi di Sangihe.

Foto : drg. Tasya Mantiri, saat menyampaikan edukasi kesehatan gigi kepada anak-anak Sangihe

Kedatangan drg. Tasya di sambut baik oleh Kepala Puskesmas Kuma dr. Febryanti Matheos, “Kami sangat senang akan kehadiran dokter gigi yang mau mengabdi di tempat kami, terlebih sudah lama kami menantikan adanya dokter gigi karena banyak Masyarakat yang mebutuhkan layanan Kesehatan gigi dan mulut” ungkap Febryanti.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari juga menyampaiakan ucapan terimakasih dan apresiasi atas terealisasinya pemerataan tenaga Kesehatan dan tenaga medis di Kabupaten Kepulauan Sangihe terlebih dokter gigi yang mau mengabdi di daerah terpencil dan kepulauan sangat kurang, untuk itu Bupati mengungkapkan rasa Syukur akhirnya masyarakat yang membutuhkan layanan Kesehatan gigi dan mulut di daerah terpencil dapat segera terlayani.

“Saya memiliki beberapa inovasi layanan yang nanti akan saya terapkan berbasis digitalisasi agar pelayanan gigi dan mulut efektif dan efisien juga tepat sasaran, namun akan dilihat lagi bagaimana perkembangan kedepannya akan disesuiakan dengan situasi dan kondisi dari masyarakat” Ucap drg. Tasya yang Ketika dihubungi Sulutnews.com (15/10/2025) sangat antusias ingin berinovasi.

Foto : drg. Tasya Mantiri, saat melakukan perawatan gigi terhadap pasien

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe dr. Handry Pasandaran, ME., berharap dengan inovasi yang diberikan maka kualitas pelayanan Kesehatan gigi dan mulut dapat meningkat, “karena adanya dokter gigi di Puskesmas Kuma ini sangat di nantikan masyarakat dimana Kuma, Kec. Tabukan Tengah adalah salah satu daerah terpencil yang membutuhkan pelayanan dokter gigi” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe akan terus berusaha memperjuangkan pemerataan tenaga medis diseluruh wilayah, baik daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan, agar masyarakat tidak kesulitan dan bisa mendapatkan akses pelayanan kesehatan.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,520 kali

Baca Lainnya

Dukung Transparansi Keuangan Kampung, Kominfo Sangihe Gandeng PMDD dan Bank SulutGo Bangun Sistem Berbasis Cloud

18 Juni 2026 - 13:04 WITA

Camat dan Tiga Kapitalaung di Perbatasan Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati dan Forkopimda

17 Juni 2026 - 16:49 WITA

Kawio Jadi Fokus Penanganan Pascagempa, Pemkab Sangihe Pastikan Bantuan Tersalurkan

11 Juni 2026 - 21:54 WITA

BMKG Verifikasi Data Tsunami di Talengen

10 Juni 2026 - 22:34 WITA

Siswahto Ajak Petugas Sensus Ekonomi 2026 Bekerja Penuh Tanggung Jawab

10 Juni 2026 - 19:24 WITA

Gubernur Disorot Usai Gempa Sangihe, Tokoh Masyarakat Pertanyakan Empatinya

10 Juni 2026 - 13:54 WITA

Trending di Sangihe