Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com . Rote Ndao — Polemik terkait penghimpunan dana dalam kegiatan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao kini memasuki babak baru.
Koordinator peserta pameran, Guntur Bartels, sebelumnya menegaskan bahwa dana yang dihimpunnya tidak diperuntukkan bagi polisi maupun wartawan. Menurut keterangannya, dana tersebut telah diserahkan kepada Ketua Panitia, Petson Hangge.
Pernyataan tersebut sekaligus memunculkan pertanyaan baru di tengah publik: berapa total dana yang diterima, atas dasar apa dana tersebut dihimpun, untuk apa penggunaannya, dan bagaimana pertanggungjawabannya?
Kini perhatian publik mengarah kepada Petson Hangge. Klarifikasi resmi dari Ketua Panitia dinilai penting agar polemik tersebut tidak berkembang menjadi spekulasi.
Publik menunggu penjelasan mengenai jumlah dana yang diterima, sumber atau dasar penghimpunan, peruntukan dana, serta mekanisme pencatatan dan pertanggungjawabannya.
Jika seluruh proses penghimpunan dan penggunaan dana telah dilakukan sesuai ketentuan, transparansi menjadi kunci untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul.
Sebaliknya, apabila terdapat perbedaan hal tersebut tentu perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.
Polemik ini belum berakhir.
Pertanyaan mengenai ke mana dana mengalir, siapa yang menerima, untuk kepentingan apa, dan bagaimana pertanggungjawabannya kini menjadi bagian penting yang perlu diperjelas.
Publik tidak membutuhkan rumor. Publik membutuhkan transparansi, dan penjelasan resmi.
Hingga berita ini ditayangkan, ruang klarifikasi tetap terbuka bagi Petson Hangge maupun pihak panitia untuk memberikan penjelasan dan meluruskan informasi yang berkembang





