Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 31 Jan 2025 17:43 WITA ·

Charles Ngangi : Minahasa Harus Menjadi Daerah Terbesar Penyokong Makan Gratis Bergizi di Sulut


Foto Insert : Dr Ir Charles Ngangi dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado Perbesar

Foto Insert : Dr Ir Charles Ngangi dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado

Manado,Sulutnews.com – Dr Ir Charles Ngangi dosen Fakultas Pertanian Unsrat Manado memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Minahasa atas kebijakan gerakan tanam pangan dan hortikultura di perkebunan Kasuratan Kecamatan Romboken beberapa hari lalu.

Dalam wawancara khusus, Jumat (31/1) di Manado, Charles Ngangi yang juga petani asal Tomohon mengatakan gerakan kelompok tani Desa Kasuratan ini harus dilakukan  oleh kelompok tani yang ada di 25 kecamatan yang ada.

Karena ada aturan tentang ketahanan pangan desa tahun 2024, pasal 5 secara eksplisit menyebutkan kewajiban setiap desa untuk mengalokasikan setidaknya 20 persen dari total dana desa. Hal itu untuk mengcover dan menguatkan ketersediaan dan cadangan pangan.

Menurut Charles melihat luas lahan pertanian di Kabupaten Minahasa sangat luas dibandingkan kabupaten lain yang ada di Sulut, Minahasa harus menjadi daerah terbesar penyokong Makan Gratis Bergizi di Sulut.

Sebab itu pendampingan kepada petani, seperti penyediaan dan penyaluran bibit unggul, pupuk, obat dan saluran pemasaran serta penyuluh harus diadakan. Sehingga produksinya terjamin mutunya.

Lebih lanjut Charles mengatakan pemerintah daerah harus menggelorakan gerakan tanam pangan dan hortikultura untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan. Karena program pemerintah pusat untuk Makanan Bergisi untuk  anak sekolah membutuhkan produksi yang cukup banyak.(Adi Palit)

Artikel ini telah dibaca 1,446 kali

Baca Lainnya

Lapor Diri 576 Murid Baru Yang Lulus SPMB di SMA Negeri 1 Manado Jelang Hari Terakhir Pendaftaran pada Jumat 3 Juli 2026 Berjalan Lancar

2 Juli 2026 - 16:04 WITA

Kepala BPMP Sulut Febry Dien : Sekitar 1.295 Satuan Pendidikan di Sulut Sudah Diusulkan Lewat Aplikasi Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 15:46 WITA

Hadiri HUT Bhayangkari ke 80, Royke Anter Apresiasi Polri Menjalankan Tugas Negara

2 Juli 2026 - 08:15 WITA

Sebanyak 3.330 Calon Mahasiswa Baru Yang Mendaftar di Unsrat Lewat Jalur Mandiri T2 Akan Ikut Ujian 6 -10 Juli 2026

1 Juli 2026 - 23:35 WITA

Kadis Dikda Femmy Suluh : Terbukti Pakai Dokumen Palsu Murid Langsung Didiskualifikasi, Murid Jangan Paksakan Beli Seragam di Sekolah

1 Juli 2026 - 23:31 WITA

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Inspektur Upacara Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026

1 Juli 2026 - 23:23 WITA

Trending di Kepolisian