Manado, Sulutnews.com – Kemendikdasmen tahun 2026 ini menetapkan 50 kouta siswa Afirmasih Pendidikan Menengah (ADEM) dari daerah Terluar, Terdepan dan Tertingal ( 3T) untuk bersekolah di tujuh SMA dan SMK Negeri dilingkungan Dikda Sulut.di Kota Manado.
Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus ( PKLK) Dikda Sulut Melinda Mamesah S.Pd.MAP membenarkan ada 50 siswa ADEM tersebut.
” Ya dalam tahun ajaran baru 2026/2027 Kemendikdasmen memberikan kouta 50 siswa Afirmasih Pendidikan Menegah ( ADEM) dari daerah Terluar, Terdepan dan Tertingal ( 3T) untuk bersekolah di tujuh SMA dan SMK di Kota Manado.
Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun yang lalu 2025 yang hanya 45 siswa ADEM. Hal tersebut dikatakan Kebid PKLK Dikda Sulut Melinda Mamesah kepada Jurnalis Sumikolah Sulut Selasa (9/6/26) di Manado. Daerah 3T di Sulut sesuai data yang ada itu dari daerah Kepulauan di Kabupaten Talaud, dan Sangihe serta Sitaro.
Dikatakan, 50 siswa ADEM itu merupakan siswa lulusan SMP tahun 2026 dari daerah 3T dan mereka seleksi ketat yang berprestasi yang diterima.
Menurut Kabid PKLK Melinda ada tujuh sekolah SMA dan SMK Negeri di Kota Manado yang akan menjadi tempat belajar 50 siswa ADEM dari daerah 3T. Tujuh sekolah di Kota Manado tersebut antara lain.
- SMA Negeri 1 Manado Menerima 10 Siswa
- SMA Negeri 9 Manado Menerima 10 Siswa
- SMA Negeri 7 Manado Menerima 5 Siswa
- SMK Negeri 1 Manado Menerima 7 Siswa
- SMK Negeri 3 Manado Menerima 7 Siswa
- SMK Negeri 6 Manado Menerima 6 Siswa
- SMK Negeri 2 Manado Menerima 5 Siswa
Menurut Kabid Melinda tujuh SMA dan SMK Negeri di Kota Manado ini sudah siap mendidik 50 siswa ADEM. Dan tahun lalu 2025 tujuh sekolah tersebut yang menjadi tempat belajar 45 Siswa ADEM .” Semua sekolah pasti siap menampung siswa ADEM” kata Mamesah. Bahkan lulusan tahun ini cukup baik dan diberikan apresiasi karena ada yang lulus masuk Perguruan Tingi Negeri ( PTN) lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes ( SNBT).” Kami banga atas capaian itu” kata Kabid Melinda.
Sejumlah Kepsek Siap Mendidik
Sementara itu sejumlah Kepsek SMA dan SMK Negeri yang dikonfirmasih Jurnalis Sumikolah Sulut ( Rabu (10/6/26) secara terpisah menyatakan siap untuk menampung dan mendidik 50 siswa ADEM dari daerah 3T supaya menjadi cerdas.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jermias S.Pd
Hal tersebut dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jermias S.Pd, Kepsek SMA Negeri 9 Manado Hendra Masie S.Pd.MM, Kepsek SMA Negeri 7 Manado Dr Willem Rawung SS.MM. TIga Kepsek SMA ini sudah siap 100 persen untuk mendidik siswa ADEM. Dan tahun lalu sudah ada pengalamannya cukup baik.” Kami siap termasuk tempat tingal yang layak dan transportasi serta makan minum. Namun semua biaya selama belajar tiga tahun ditangung pemerintah pusat Kemendikdasmen” kata Kepsek Jemmy dan Hendra.
Untuk SMA Negeri 1 Manado tahun ini mendapat kouta 10 siswa ADEM sehinga menjadi 23 siswa saat ini termasuk 13 siswa ADEM yang ada dikelas X dan XI. Sementara yang lulus tahun ini sekitar 7 siswa dan empat masuk PTN lewat SNBP tiga masuk Perguruan Tingi Swasta.
Untuk SMA Negeri 9 mendapat menurut Kepsek Hendra kouta 10 siswa sama dengan tahun lalu dan semuanya nanti menjadi 29 siswa tahun 2026.
Dan yang lulus tahun ini 10 siswa semua berprestasi.

Foto – Kepsek SMA Negeri 9 Binsus Manado Hendra Masie S.Pd.MM
Untuk SMA Negeri 7 Manado menurut Kepsek Willem Rawung hanya 5 siswa sama tahun lalu disaat pertama kali dapat kouta siswa ADEM sehinga menjadi 10 siswa Belum ada kelulusan siswa ADEM karena baru tahun 2025 terima siswa ADEM.
Memilih Ketrampilan
Hal lain juga dikatakan Kepsek SMK Negeri 1 Manado Telly Ticoalu S.Pd.M.Si, Kepsek SMK Negeri 6 Manado Altje Salele S.Pd.M.Pd dan Kepsek SMK Negeri 3 Manado Silvie Ransulangi S.Pd.M.Pd.
” Kami SMK tentunya disiap mendidik siswa ADEM dengan program program keahlian yang ada di SMK” ujar Telly Ticoalu dan Altje Salele serta Silvie Ransulangi.
Kepsek optimis dengan sekolah di SMK Negeri akan bisa langsung bekerja atau buka usaha dan lanjut kuliah karena cukup banyak jurusan program keahlian yang ada. Siswa ADEM bisa meniliki ketrampilan yang berkualitas baik keperawatan, komputer, dan juga bidang Akuntansi dan Pariwisata.

Foto – Telly Olivia Ticoalu S.Pd.M.Si Kepsek SMK Negeri 1 Manado
” Saya optimis bisa memiliki ketrampilan siswa ADEM” kata Kepsek Salele. Untuk siswa ADEM di SMK 6 akan mendapat kouta enam siswa ADEM sehinga menjadi 18 siswa. Dan yang lulus tahun ini empat siswa tiga masuk PTN lewat SNBP di Unsrat dan SNBT di Unsrat dan Poltekes satu masuk lewat program mahasiswa Adik atau Afirmasih Pendidikan Tinggi..
Kepsek Telly Ticoalu mengatakan untuk SMK Negeri 1 sebanyak 7 siswa ADEM dan tahun lalu hanya enam. Dengan ketambahan 7 maka sudah menjadi 18 siswa ADEM tahun ini, sementara yang lulus baru baru ada enam siswa semua berprestasi.

Foto – Kepsek SMK Negeri 3 Manado Selvie Ransulangie S.Pd.M.Pd
Untuk SMK Negeri 3 Manado menurut Kepsek Silvie Ransulangi ada 7 siswa ADEM tahun ini lebih banyak tahun lalu. Dengan ketambahan 7 siswa menjadi 18 siswa. Dan yang lulus tahun ini ada empat siswa ADEM dua lanjut kulia di Unima dan Politeknik Manado dua lainnya kerja ke Jepang.
Baik Kepsek Salele, Ticoalu dan Ransulangi semua mengatakan untuk tempat tingal dan makan minum serta kesehatan diawasi ketat” Kami sudah pengalaman tahun sebelumnya dimana siswa ADEM diawasi ketat sehinga lulus semua” kata Salele dan Ticoalu serta Ransulangi. (Fanny)





