Tahuna, Sulutnews.com – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terhadap warga terdampak gempa bumi di wilayah perbatasan Indonesia–Filipina mendapat apresiasi dari pemerintah kecamatan, pemerintah kampung, hingga masyarakat di tiga pulau terluar, yakni Marore, Kawio, dan Matutuang.
Pasca bencana yang sempat mengguncang wilayah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sangihe bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bergerak cepat menyalurkan bantuan sekaligus memastikan kondisi warga di daerah perbatasan tetap aman dan terlayani.

Dipimpin langsung Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, rombongan menyambangi pulau-pulau terdampak untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan, meninjau kondisi masyarakat, serta memberikan dukungan moril kepada warga yang sempat mengalami ketakutan akibat gempa.
Camat Kepulauan Marore, Marcos Sasiang, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Bupati Michael Thungari bersama seluruh unsur Forkopimda yang telah menunjukkan perhatian nyata kepada masyarakat perbatasan.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Michael Thungari bersama jajaran Forkopimda yang sudah datang langsung melihat kondisi masyarakat kami. Kehadiran pemerintah di tengah warga memberikan rasa tenang dan menjadi bukti bahwa masyarakat di wilayah perbatasan tidak pernah ditinggalkan,” ujar Sasiang.
Ucapan serupa disampaikan Kapitalaung Marore, Benhutman Barahama. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu warga yang terdampak bencana serta menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk segera bangkit.

“Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi masyarakat kami. Kehadiran Bupati dan Forkopimda menjadi motivasi bagi warga untuk tetap kuat menghadapi situasi pasca gempa,” katanya.
Sementara itu, Kapitalaung Kawio, Batin Mamintade, mengaku terharu dengan kunjungan langsung pemerintah daerah ke wilayahnya yang berada di ujung utara Indonesia.
“Tidak semua daerah perbatasan bisa mendapatkan perhatian seperti ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan seluruh Forkopimda yang sudah datang langsung membawa bantuan serta memberikan dukungan kepada masyarakat Kawio,” ungkap Mamintade.
Hal senada disampaikan Kapitalaung Matutuang, Nurusiyanti Manderes. Ia menilai langkah cepat pemerintah daerah menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi dan melayani masyarakat di wilayah kepulauan terluar.
“Atas nama pemerintah kampung dan seluruh masyarakat Matutuang, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kehadiran pemerintah memberikan semangat baru bagi warga untuk tetap optimis dan bangkit setelah bencana,” tutur Manderes.
Selain pemerintah kecamatan dan kampung, masyarakat di ketiga pulau perbatasan juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sangihe bersama Forkopimda.

Warga berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjalin, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang kerap dialami masyarakat yang tinggal di wilayah terluar dan berbatasan langsung dengan negara tetangga.
Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sangihe dalam memastikan seluruh masyarakat, termasuk yang berada di pulau-pulau terluar, tetap mendapatkan perhatian, perlindungan, dan pelayanan yang sama dari pemerintah. (Andy Gansalangi)






