Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 17 Jul 2025 19:47 WITA ·

Bupati Sitaro Hadiri Kunker Menteri ATR/BPN di Sulut, Dukung Penataan Agraria


Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit Perbesar

Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit

SITARO.sulutnews.com – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, menghadiri kunjungan kerja Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, di Sulawesi Utara pada Kamis (17/07/2025).

Acara yang berlangsung di Wisma Negara, Bumi Beringin, Manado, dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman serta penyerahan sertifikat tanah bagi rumah ibadah dan aset milik pemerintah daerah. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, kepala daerah, pejabat BPN se-Sulawesi Utara, serta tokoh lintas agama.

Bupati Kalangit menilai agenda ini selaras dengan fungsi kementerian dalam penataan ruang serta penyelesaian masalah agraria di daerah.
“Pak Menteri menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar program kementerian benar-benar dirasakan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis kepada empat organisasi keagamaan besar, yaitu MUI Sulut, Sinode GMIM, Keuskupan Manado, dan KGPM. Ia menegaskan langkah ini adalah upaya strategis pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum terhadap aset keagamaan.

“Kalau tidak segera disertifikasi, aset tempat ibadah berpotensi memicu konflik di masa depan, apalagi jika nilai tanah meningkat,” kata Nusron. Ia menyebut dari 70 juta hektare tanah non-hutan di Indonesia, baru 55 juta hektare yang memiliki sertifikat. Di Sulawesi Utara sendiri, dari 8.061 bidang tanah rumah ibadah, baru 2.432 yang bersertifikat. Pada kunjungan ini, sebanyak 15 sertifikat tanah wakaf resmi diserahkan.

Karena itu, Menteri Nusron mengimbau kepala daerah dan tokoh agama mendorong masyarakat segera mensertifikasi tanah mereka demi kepastian hukum dan perlindungan aset.

Sementara itu, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling menyambut baik kolaborasi pusat-daerah tersebut. Ia menegaskan, penyerahan sertifikat bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk perhatian nyata pemerintah pusat dalam memperkuat tata kelola pertanahan dan menjamin kepastian hukum bagi masyarakat.

 

Artikel ini telah dibaca 891 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bersama Masyarakat Sitaro Vionita Kuerah Berkomitmen Mengawal Setiap Aspirasi

4 Agustus 2026 - 07:13 WITA

DPRD Sitaro Soroti Penurunan Anggaran APBD 2027, Banggar Segera Bahas KUA-PPAS

31 Juli 2026 - 13:01 WITA

Pendapatan Daerah Sitaro 2027 Diproyeksi Turun, Pemkab Prioritaskan Program Strategis

31 Juli 2026 - 12:49 WITA

Tanam 1.100 Mangrove di Kapeta, Pemkab Sitaro Perkuat Perlindungan Pesisir

30 Juli 2026 - 21:03 WITA

Resmi Dilantik, Eddy Salindeho Nahkodai Birokrasi Pemkab Sitaro sebagai Pj Sekda

30 Juli 2026 - 19:03 WITA

Eddy S. Salindeho dlantik dan diambil sumpah sebagai penjabat sekda oleh plt. bupati sitaro, heronimus makainas pada Kamis, 30/07/2026 di auditorium pemda sitaro

Heronimus Makainas Dorong Jalur Manado–Ondong Siau Jadi Prioritas, Antisipasi Gangguan Telekomunikasi di Wilayah Kepulauan

29 Juli 2026 - 21:21 WITA

Trending di Sitaro