Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com . JAKARTA — Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, meraih penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif dari Kementerian PPN/Bappenas dalam rangkaian Penyerahan Penghargaan Pembangunan Daerah dan Knowledge Sharing Pembangunan Daerah Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (30/9/2026).Capaian tersebut datang di tengah pertumbuhan ekonomi Rote Ndao yang mencapai 7,96 persen pada 2025, meningkat signifikan dibandingkan 3,21 persen pada 2024.
Penghargaan Bappenas tersebut sekaligus menjadi sorotan terhadap perjalanan pembangunan Rote Ndao setelah daerah kepulauan dan perbatasan negara itu berhasil keluar dari status daerah tertinggal.
Dalam forum Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH juga tampil sebagai salah satu narasumber untuk berbagi pengalaman mengenai strategi pembangunan daerah dan tantangan setelah keluar dari status daerah tertinggal.
Bupati Paulus Henuk menekankan bahwa status terentaskan bukanlah akhir dari pembangunan. Tantangan berikutnya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi dapat berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah produk lokal, memperkuat PAD, serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Pertumbuhan ekonomi 7,96 persen pada 2025, menurut paparan pemerintah daerah, perlu menjadi momentum untuk menggeser ketergantungan pertumbuhan dari aktivitas investasi menuju pertumbuhan yang ditopang produksi berkelanjutan.
Salah satu sektor yang diharapkan menjadi penggerak transformasi ekonomi tersebut adalah industri garam melalui Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN).
Dengan potensi pariwisata, pertanian dan peternakan, perikanan, serta industri garam, Rote Ndao kini menghadapi tantangan baru: bagaimana mempertahankan momentum pembangunan sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar menciptakan kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan Bappenas tersebut menjadi bagian dari perjalanan pembangunan yang melibatkan pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lintas sektor dan lintas periode pemerintahan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, capaian tersebut menjadi energi untuk melanjutkan pembangunan, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat di daerah kepulauan dan perbatasan tersebut.
Alternatif judul yang lebih “meledak” tetapi tetap faktual.
Rote Ndao Tembus 7,96 Persen, Bappenas Beri Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif Dari Daerah Tertinggal ke Pertumbuhan 7,96 Persen, Rote Ndao Raih Penghargaan Bappenas
Bappenas Apresiasi Rote Ndao, Ekonomi Tumbuh 7,96 Persen dan Keluar dari Daerah Tertinggal
Rote Ndao Raih Penghargaan Bappenas, Ekonomi 2025 Tumbuh 7,96 Persen
Pertumbuhan Ekonomi 7,96 Persen, Rote Ndao Digandeng Bappenas Berbagi Strategi Pembangunan






