Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bali · 21 Nov 2025 22:18 WITA ·

Bupati Paulus Henuk Soroti Efisiensi Pembangunan dalam Rapat Kerja Bupati dan Gubernur


Bupati Paulus Henuk Soroti Efisiensi Pembangunan dalam Rapat Kerja Bupati dan Gubernur Perbesar

Denpasar,Sulutnews.com – Rapat kerja antara para bupati dan gubernur yang berlangsung hari ini menyoroti pentingnya efisiensi dan ketepatan sasaran dalam pembangunan. Bupati Paulus Henuk menjadi salah satu tokoh sentral dalam forum yang mempertemukan para kepala daerah untuk berdiskusi dan mencari solusi atas berbagai tantangan pembangunan.

Dalam forum tersebut, Bupati Paulus Henuk kembali menegaskan bahwa fokus utama pengelolaan anggaran publik seharusnya bukan hanya pada penyerapan, melainkan pada pencapaian perubahan yang terukur dan berdampak nyata. “Selama ini, kita melihat terlalu banyak kegiatan yang dibuat semata-mata untuk menghabiskan anggaran, sementara dampaknya bagi masyarakat sangat minim. Setiap program yang dijalankan harus mampu memberikan hasil yang jelas dan terukur,” tegasnya.

Diskusi dalam rapat kerja kali ini berlangsung lebih dinamis berkat isu-isu yang diangkat merupakan perhatian bersama. Para kepala daerah saling memberikan dukungan dan masukan konstruktif. Gaya kepemimpinan Bupati Rote Ndao juga menonjol, dengan ketegasannya dalam menyampaikan substansi namun tetap membuka ruang bagi daerah lain untuk berbagi pandangan. Suasana kolaboratif, bukan kompetitif, sangat terasa dalam forum ini.

Bupati Rote Ndao menyampaikan keprihatinannya terkait pemotongan anggaran di sektor pariwisata, padahal daerah-daerah 3T, terutama NTT, memiliki potensi besar di sektor ini. “Kami telah menyuarakan kegelisahan ini dalam forum bersama Bappenas dan Kementerian Keuangan. Kami menekankan perlunya perencanaan pembangunan yang terintegrasi, yang mempertimbangkan realitas di lapangan, bukan hanya perspektif dari balik Monas,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya koordinasi yang efektif antar-kementerian dalam penyusunan anggaran untuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, hingga gaji P3K. Tujuannya adalah agar daerah tidak terus menerus dibebani target tanpa dukungan anggaran yang memadai.

Rote Ndao sekali lagi membuktikan diri sebagai daerah yang suaranya didengar, bukan karena pencitraan, tetapi karena argumentasi yang kuat dan fokus pada hasil yang nyata. Diharapkan momentum ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi percepatan pembangunan di seluruh daerah.

Reporter: Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,021 kali

Baca Lainnya

Resmi Dua Juni Pengumuman Kelulusan: Momen Berharga bagi Siswa UPTD SMP Negeri 2 Lobalain

28 Mei 2026 - 19:10 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Anggaran Rp927 Juta untuk Tenaga Outsourcing Rumah Jabatan

21 Mei 2026 - 00:15 WITA

Melayani Profesional Terpercaya Azis Barawasi Berikan Kepastian Hukum Hak Tanah Masyarakat

20 Mei 2026 - 17:19 WITA

Proses Penerbitan Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan Rote Ndao

20 Mei 2026 - 16:41 WITA

Merasa Kebal Hukum Tarik Motor yang Hampir Lunas, Konsumen Diarahkan Kredit Baru Pakai Nama Orang Lain

20 Mei 2026 - 16:04 WITA

Trending di Internasional