Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com . ROTE NDAO — Bupati Rote Ndao Paulus Henuk melontarkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang dinilainya ada dugaan upaya menghambat pembangunan di Kabupaten Rote Ndao.
Paulus mengingatkan agar kepentingan politik tidak boleh menjadi alasan untuk mengganggu berbagai program pembangunan yang tengah berjalan di Rote NDAO. “Saya ingatkan kalian, yang syahwat politik busuk yang tidak tertahan,lalu mau gagalkan pembangunan di Rote Ndao. Pasti Pada waktunya semua akan terbongkar,” Tegas Bupati Henuk.
Bupati Henuk meminta pihak-pihak yang memiliki kepentingan politik agar mengedepankan pertarungan gagasan dan program secara terbuka, bukan melalui tindakan yang menurutnya dapat menghambat pembangunan.“Stop politisasi dan siapkan diri bertarung ide dan gagasan dan bukan lakukan pembusukan di belakang dengan mengorbankan pembangunan,” Jelas Bupati Henuk.
Pernyataan Bupati Henuk disampaikan dalam konteks pembahasan pembangunan K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao, yang juga berkaitan dengan persoalan lahan dan koordinasi lintas kementerian.Dalam pertemuan Bupati Henuk dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, membahas penguatan koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).Koordinasi diarahkan mendukung penyelesaian persoalan pertanahan yang berkaitan dengan pembangunan K-SIGN sekaligus mempercepat pelaksanaan program di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao sebelumnya menyatakan bahwa penyelesaian persoalan lahan menjadi bagian penting agar tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan.Di sisi lain, pernyataan Bupati Henuk mengenai adanya pihak yang disebut diduga ingin menggagalkan pembangunan di Rote NDAO.
Dengan demikian, substansi persoalan pembangunan K-SIGN kini tidak hanya menyangkut percepatan program, tetapi juga bagaimana penyelesaian persoalan lahan dan kepentingan masyarakat dapat dilakukan secara transparan, sesuai ketentuan, serta tidak menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat.






