Tahuna, Sulutnews.com – Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe Rinny Silangen Tamuntuan (RST) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Masyarakat penambang asal Sangihe di Tanah Merah Papua.
Diketahui meninggalnya warga Sangihe di Papua, akibat terjadinya tragedi berdarah yang di lakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, pada Minggu, (27/08/2023).
Atas kejadian itu, Bupati menyampaikan belasungkawa. “Sebagai Pemimpin Daerah, Saya pun turut merasakan kehilangan masyarakatku, namun kita sebagai orang yang beriman percaya, bahwa dibalik semua duka yang dialami pasti ada maksud dan rencana Tuhan yang terbaik” kata Bupati.
Bupati pun meminta agar masyarakat Sangihe menahan diri untuk sementara waktu jangan dulu ke wilayah penambangan di Papua. Hal itu disampaikan Bupati agar tidak lagi ada korban jiwa disana.
“Untuk sementara waktu, kami menghimbau agar Masyarakat Sangihe jangan dulu ke Papua untuk melakukan penambangan, karena kondisi keamanan disana yang tidak kondusif, kita tidak menginginkan tragedi kemarin menimpa masyarakat Sangihe lagi” tambah Tamuntuan. (Andy Gansalangi)






