Tahuna, Sulutnews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi terkait dampak bencana gempa bumi, stabilitas pasokan listrik, serta berbagai isu strategis lainnya yang terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Selasa (09/06/2026)
Rapat yang berlangsung di Ruang Serbaguna Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe, Kelurahan Tona II, Kecamatan Tahuna Timur, dihadiri oleh Bupati Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Kapolres Sangihe Abdul Kholik, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe I Bagus Putra Gede Agung, perwakilan Lanal Tahuna, perwakilan Kodim 1301/Sangihe, Ketua Pengadilan Tahuna, pimpinan instansi vertikal, perangkat daerah terkait, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya mengevaluasi dampak yang ditimbulkan akibat gempa bumi yang terjadi pada Senin (8/6), sekaligus membahas langkah-langkah penanganan dan mitigasi guna menjaga keamanan, keselamatan, serta kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan keprihatinannya atas musibah gempa bumi yang melanda wilayah Kepulauan Sangihe, khususnya daerah kepulauan seperti Kecamatan Marore.
“Sebagai pemimpin di daerah ini kami sangat prihatin atas kejadian gempa yang menimpa daerah kita, khususnya di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Marore yang berada di wilayah kepulauan. Saya meminta bersama Forkopimda agar kita dapat menuju wilayah yang mengalami kerusakan seperti Kawio, Marore, dan Matutuang dengan membawa bantuan yang ada serta membantu membersihkan puing-puing rumah yang runtuh,” ujar Bupati.
Selain membahas kondisi pascabencana, rapat juga menyoroti stabilitas pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak serta berbagai persoalan lain yang membutuhkan koordinasi lintas sektor. Masing-masing instansi menyampaikan laporan situasi terkini, kendala yang dihadapi, serta usulan langkah percepatan penanganan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.

Kapolres Sangihe Abdul Kholik dan Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe I Bagus Putra Gede Agung turut hadir dalam rapat tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan koordinasi antarinstansi dalam menghadapi dampak bencana serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah daerah bersama Forkopimda berharap sinergi antar pemangku kepentingan semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul akibat bencana alam. Dengan kerja sama yang solid, diharapkan kondisi keamanan, ketertiban, pelayanan publik, serta proses pemulihan di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat berjalan optimal demi kepentingan masyarakat. (Andy Gansalangi)






