Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sulut · 28 Feb 2023 22:54 WITA ·

BPOM Manado Bersama Ketua Komisi IX DPR RI Masuk Desa Sosialisasi Cek Klik


BPOM Manado Bersama Ketua Komisi IX DPR RI Masuk Desa Sosialisasi Cek Klik Perbesar

SULUT, Sulutnews.com – Ketua Komisi IX DPR-RI Felly Estelita Runtuwene,SE bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM) Manado, menggelar sosialisasi dalam upaya memberikan pemahaman dan pengetahuan guna meningkatkan kemandirian masyarakat melalui kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Selasa (28/02/2023). Kepada kurang lebih 300 warga Desa Walewangko Kecamatan Langowan Kabupaten Minahasa, Kepala Balai Besar POM di Manado Dra Hariani, Apt menyampaikan edukasi terkait keamanan mutu produk obat, obat tradisional, kosmetik dan pangan serta tips CEK KLIK (cek kemasan, label, nomor ijin edar dan kadaluarsa) sebelum membeli dan mengkonsumsi produk.

“Dalam hal membeli obat agar ditempat yang tepat sesuai dengan ijin yang ada seperti di Apotik atau toko obat, jangan asal membeli dikios atau warung. Bapak,Ibu juga berhak bertanya mengenai kegunaan dan bagaimana mengkonsumsi obat agar tidak keliru,” ungkap Hariani.

Sementara Felly Estelita, SE, Ketua Komisi IX DPR RI kepada masyarakat dalam kesempatan ini menyampaikan materi terkait pencegahan stunting.”Saya memberikan perharian serius terkait persoalan stunting. Sebagai orang tua kita harus bijak dan tahu memberikanan makanan dan air minum yang higienis dan sehat, yang memiliki nilai gizi sehingga tumbuh kembang anak kita akan sehat dan baik.

Selanjutnya, Felly Runtuwene juga menyinggung upaya orangtua untuk memperhatikan kesehatan anak di saat proses pertumbuhan dan perkembangannya. “Kita harus memperhatikan kesehatan makanan dan juga lingkungan. Misalnya, jika kita orangtua ke toko membeli bahan makanan, maka kita bisa meminta kepada petugas toko untuk tidak meletakkan bahan makanan dan satu wadah dengan barang lain yang mengandung zat kimia, seperti sabun dan deterjen. Intu sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, termasuk anak-anak,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Felly Runtuwene mengharapkan agar masyarakat akan lebih memahami hal-hal mengenai stunting dan bisa melakukan langkah-langkah untuk mencegah sejak dini, agar program pemerintah kedepan bisa tercepat, dimana kasus stunting akan semakin menurun.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Forward Sulut Ngopi Bareng Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut

29 Juli 2026 - 10:18 WITA

Retrubusi 63 Blok Pertambangan Rakyat Sulut Mencapai Rp.5 Triliun. Hendry Walukow Segera Ditindak Lanjuti

29 Juli 2026 - 10:07 WITA

Banggar DPRD Sulut Tolak DPM Rp 30 Miliar Untuk PT BSG

28 Juli 2026 - 12:40 WITA

Richard Sualang Hadir Peringati Peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996

28 Juli 2026 - 12:01 WITA

Irene Golda Pinontoan Apresiasi Peristiwa Kudatuli Jadi Penyemangat Dalam Berdemokrasi

28 Juli 2026 - 11:09 WITA

PDIP Sulut Peringati 30 Tahun Peristiwa Kudatuli. Stewen Kandouw : Kader Harus Berpolitik Beradab dan Tetap Solid Bersama Rakyat

28 Juli 2026 - 05:45 WITA

Trending di Manado