Manado, Sulutnews.com — Puncak Gelaran Bible Conference Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Daerah Konferens Manado dan Provinsi Maluku Utara (GMAHK-DKMMU) Jiri Moskala, ThD, PhD Pembicara Internasional dari Universitas Andrews Amerika Serikat, menyampaikan materi yang sangat penting dan menarik yang berjudul “The Seventh-day Adventist Identity – Who Are We as a Community of Faith?”, identitas Advent Dalam Sejarah dan Teologi, Rabu, 12 Agustus 2026.
Jiri Moskala adalah profesor eksegesis dan teologi Perjanjian Lama serta dekan Seventh-day Adventist Theological Seminary di kampus Andrews University.

Foto : Prof Jiri Moskala, ThD, PhD
Profesor Moskala yang dialih bahasakan Pdt Edward Taliwongso MAR, mengajak seluruh jemaat dan masyarakat luas untuk merenungkan kembali jati diri, nilai-nilai, dan panggilan yang menjadi ciri khas Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh di tengah keragaman dunia saat ini.
Apa Makna Sebuah Identitas?
Identitas bukan sekadar label atau nama. Identitas adalah ciri khas yang menentukan siapa kita, memberi rasa keterikatan pada sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri, serta menjadi pedoman tentang bagaimana kita seharusnya bertindak.
Bagi umat Kristen, titik tolak pemahaman identitas adalah Yesus Kristus sendiri. Ketika murid-murid-Nya menyadari siapa Dia, “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup”. Pengakuan itu menjadi fondasi: identitas sejati lahir dari penyataan Allah dan hubungan erat dengan-Nya. Demikian pula halnya dengan umat Allah sepanjang masa: dipanggil, dipisahkan, dan ditetapkan menjadi umat pilihan, kerajaan imam, dan bangsa yang kudus.

Identitas Kami: Beriman, Berakar, dan Berharap
Sebagai komunitas beriman, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh memegang teguh keyakinan berikut:
- Kami adalah Umat Percaya kepada Allah yang Pribadi, bukan sekadar kekuatan atau prinsip, melainkan Allah Pencipta yang berhubungan dengan umat-Nya dan menyatakan kebenaran-Nya lewat Kitab Suci.
- Kami adalah Umat Kristen, mengakui kebesaran Allah Tritunggal, kebenaran Alkitab, keselamatan dalam Kristus, kebenaran Hukum Allah, serta harapan kedatangan Yesus kedua kalinya.
- Kami adalah Umat Reformasi, berpegang pada tujuh prinsip kekal:
- Sola Scriptura : Hanya Alkitab sebagai otoritas tertinggi
- Sola Gratia : Keselamatan semata karena kasih karunia Allah
- Sola Fide : Diterima melalui iman
- Solo Christo : Hanya Kristus Juruselamat dan Pengantara
- Soli Deo Gloria : Kemuliaan hanya bagi Allah
- Sola Charitas : Segala sesuatu bermotif kasih
- Sola Spiritus : Dipimpin dan dikuatkan oleh Roh Kudus
- Nama Gereja Kami Mengandung Dua Pilar Harapan
- “Hari Ketujuh” : mengingat kepada Penciptaan dan Sabat sebagai tanda persekutuan kekal dengan Allah.
- “Advent” : menatap masa depan, menantikan kedatangan Yesus kembali dan pemulihan segala sesuatu.
- Paham Pertentangan Besar : memahami sejarah dan realitas sebagai medan pertempuran antara kasih Allah dan pemberontakan dosa, yang berpusat pada karakter Allah yang penuh kasih.
- Pelayanan dan Penghakiman dalam Bait Allah Surga : memahami bahwa Allah adalah Hakim yang adil dan Pengantara yang penuh kasih, yang membenarkan dan mengubah hidup orang percaya lewat pengorbanan Kristus.
- Kasih dan Ketaatan Berjalan Beriringan : Kasih karunia mendahului ketaatan; iman menghasilkan buah kehidupan yang baik.
- Bersatu dalam 28 Pernyataan Iman : sejalan dengan Alkitab sebagai satu-satunya pegangan, terus tumbuh dalam pemahaman “kebenaran masa kini”, menjaga peninggalan-peninggalan kebenaran yang telah dipercayakan.

Misi dan Harapan ke Depan
Materi malam ini, merupakan tulisan Jiri Moskala dalam sebuah buku yang sudah diterbitkan dalam sebuah jurnal. Ini menegaskan bahwa identitas Advent tidaklah statis, melainkan hidup dan terus berkembang seiring bertambahnya terang dari Firman Allah. Namun terang yang baru tidak akan menggantikan pilar-pilar kebenaran yang sudah teruji: penghakiman investigatif, pekabaran Tiga Malaikat, Hukum Allah, Iman kepada Yesus, Sabat, Keadaan Orang Mati, dan Karunia Nubuat.
Jiri Moskala menyampaikan argumen terkuat demi Injil adalah orang Kristen yang penuh kasih dan menyenangkan.
Profesor Moskala menyampaikan bahwa dengan berakar pada Firman, dipimpin Roh Kudus, berpusat pada Kristus, dan dipenuhi kasih, Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh terus melanggar maju, menjadi terang dan garam dunia, memproklamasikan Injil Kekal bagi setiap bangsa, suku, bahasa, dan rakyat, sambil selalu bertekad: “Gereja yang telah diperbarui, senantiasa diperbarui menurut Firman Allah” ucapnya.
Akhir Acara Ketua GMAHK-DKMMU, Pdt. Deyle D. Supit, menyampaikan terima kasih kepada Pembicara Profesor Jiri Moskala dan Pdt. Viclouis G. Areeola Wakil Presiden Kawasan Pasifik, Uni Konferensi Asia-Pasifik, yang menjadi saluran berkat selama 5 hari penyelenggaraan Bible Conferens 2026. Juga mengucapkan terima kasih kepada Sponsor acara GMAHK Jemaat Tikala, sehingga acara ini bisa terlaksana dari tanggal 8-12 malam ini, dan terima kasih kepada seluruh anggota jemaat dan masyarakat yang hadir.
“Semoga acara ini menjadi berkat bagi kita semua, dan apabila Tuhan berkenan, kita bisa bisa ketemu lagi dalam acara yang sama diwaktu yang akan datang” tutupnya.(Merson)





