Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

News · 25 Jun 2026 13:02 WITA ·

BIARKAN PERTANIAN BERESKAN URUSANNYA, PETERNAKAN HARUS TETAP BERDIRI SENDIRI


BIARKAN PERTANIAN BERESKAN URUSANNYA, PETERNAKAN HARUS TETAP BERDIRI SENDIRI Perbesar

Reporter: Dance Henukh

Sulutnews.com.Rote Ndao – Pertanian di Rote Ndao saat ini masih dibebani sejumlah tantangan yang butuh fokus penuh: pengolahan lahan, pengendalian hama, penyediaan bibit unggul, hingga pemasaran hasil panen. Sektor ini saja sudah memerlukan tenaga, anggaran, dan waktu yang tidak sedikit untuk diselesaikan secara tuntas.

Sementara itu, peternakan memiliki karakteristik, aturan, dan tugas yang sama sekali berbeda dan tidak kalah berat. Mulai dari pengawasan kesehatan hewan, pencegahan wabah penyakit, pengembangan bibit unggul, penyediaan pakan, hingga peningkatan pendapatan peternak — semuanya membutuhkan keahlian khusus dan perhatian yang terpisah.

Menggabungkan kedua dinas bukanlah solusi efisien, melainkan justru menambah beban yang membingungkan. Ketika satu lembaga harus menangani dua bidang yang sifatnya berbeda, perhatian akan terbagi, program tidak berjalan maksimal, dan hasilnya pasti akan terabaikan.

Yang dibutuhkan bukan pemangkasan struktur, melainkan kejelasan tugas. Biarkan Dinas Pertanian menyelesaikan semua pekerjaannya dengan tenang, sementara Dinas Peternakan tetap berdiri mandiri untuk mengurus seluruh kepentingan peternak.

Langkah ini satu-satunya cara agar visi “Mbule Kelima: Rote Ndao Bertani” tercapai nyata — kedua sektor berjalan kuat, fokus, dan benar-benar menjadi tulang punggung kesejahteraan masyarakat.

Jangan korbankan masa depan dua sektor utama hanya demi merapikan struktur birokrasi. Biarkan masing-masing berdiri tegak, bekerja terarah, dan memberi manfaat maksimal bagi rakyat.

Artikel ini telah dibaca 988 kali

Baca Lainnya

Bantah Keras Isu Prostitusi di “Tambak Garam” Rote, Polisi Segera Turun Tangan Cek Fakta

20 Juli 2026 - 10:14 WITA

“Tambak Garam” di Rote Ternyata Lokasi Prostitusi! Gadis-gadis Dihancurkan oleh Pelaku di Baliknya

20 Juli 2026 - 09:29 WITA

Nekat! PT Genta & BP3MI Kirim PMI ke Malaysia Tanpa Rekom Disnakertrans

14 Juli 2026 - 18:29 WITA

DPRD Rote Ndao Komisi II Respon Cepat: Panggil Pimpinan RSUD Ba’a ke RDP Besok, Usut Tuntas Kematian Agustinus Mau

13 Juli 2026 - 12:16 WITA

Nyawa Dihargai Lebih Murah dari Biaya Ambulans: RSUD Ba’a Halangi Rujukan, Agustinus Mau Mati Sia‑sia

13 Juli 2026 - 08:33 WITA

KEPASTIAN HUKUM ATAS TANAH 170,55 HEKTAR DENGAN SURAT PERNYATAAN BERSAMA UNTUK TUTUP SENGKETA PULUHAN TAHUN

9 Juli 2026 - 21:40 WITA

Trending di Internasional