Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Bitung · 4 Nov 2025 22:42 WITA ·

Bersama Forkopimda Polres Bitung  Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat 


Bersama Forkopimda Polres Bitung  Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat  Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Perubahan iklim ekstrem yang kerap melanda Kota Bitung di penghujung hingga awal tahun, menjadi momentum Polres Bitung bersama unsur Forkopimda menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat.

Apel bersama yang berlangsung di Lapangan Mako Polres Bitung, Selasa(04/11/25), dalam rangka mengantisipasi potensi bencana alam serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Walikota Bitung yang diwakili oleh Assisten 1, Forsman Dandel. Dandim 1310/Bitung. Dansatrol Lantamal VIII Bitung yang diwakili. Kepala Kejaksaan Negeri Bitung yang diwakili. Ketua Pengadilan Negeri Bitung yang diwakili. Ketua DPRD Bitung. Sekretaris Kota Bitung. Danyon Marhanlan VIII Bitung serta Kasat Pol PP Bitung yang diwakili.

Di kesempatan tersebut, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen dalam menghadapi ancaman bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

“Ini adalah apel kesiapsiagaan tanggap darurat yang dilaksanakan hampir serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Bitung.

Berdasarkan prediksi BMKG, di akhir tahun ini hingga awal 2026 kemungkinan besar akan terjadi perubahan iklim ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat,” ujar Kapolres.

Ia juga menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kesiapan sumber daya manusia dan sarana-prasarana dari seluruh instansi yang terlibat, baik dari unsur TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, BMKG, maupun stakeholder terkait lainnya.

“Kita ingin melihat sejauh mana kesiapan SDM yang ada serta ketersediaan sarana dan prasarana masing-masing instansi.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan saat bencana terjadi, seluruh pihak dapat bergerak cepat dan terkoordinasi di lapangan,” tambahnya.

Ia juga menekankan dalam penanganan bencana diperlukan  sinergi dan kecepatan respon agar tidak terjadi tumpang tindih komando di lapangan.

“Ketika terjadi bencana, koordinasi yang baik akan menentukan efektivitas pergerakan.

Semua instansi harus bergerak dalam satu komando, satu orkestra yang dinamis, untuk memberikan pertolongan terbaik kepada masyarakat yang terdampak,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, seluruh unsur Forkopimda Bitung berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam rangka mitigasi dan penanganan bencana di wilayah Kota Bitung.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,029 kali

Baca Lainnya

Hardiknas 2026, Pemkot Bitung Perkuat Dukungan Pendidikan

2 Mei 2026 - 14:52 WITA

Polairud vs Wartawan, Laga Persahabatan Rasa Ujian Fisik

1 Mei 2026 - 23:44 WITA

PKK Bitung Apresiasi Peran Pekerja di Hari Buruh 2026

1 Mei 2026 - 21:36 WITA

Pemkot Bitung Lepas 46 Calon Jamaah Haji 1447 H

1 Mei 2026 - 21:27 WITA

Klinik Terapung dan BBM Jadi Fokus Pertemuan PWI–Polairud Polda Sulut 

1 Mei 2026 - 00:51 WITA

Wakil Walikota Randito Sambut Kunjungan Kerja Gubernur YSK di Bitung

30 April 2026 - 18:16 WITA

Randito Maringka
Trending di Bitung