Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sulut · 15 Jul 2024 11:18 WITA ·

Bawaslu Sulut Evaluasi Pelaksanaan Coklit Pilkada Serentak 2024


Bawaslu Sulut Evaluasi Pelaksanaan Coklit Pilkada Serentak 2024 Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut terus melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pelaksanaan Pilkada untuk tujuan sukses Pilkada. Terbukti pada Jumat (12/7/2024) digelar Rapat Evaluasi Pengawasan Coklit bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulut terkait Daftar Inventaris Masalah (DIM) dan Metode Uji Petik. Saat menyampaikan sambutannya Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh mengingatkan jajarannya agar setiap hasil pengawasan coklit perlu dianalisis dan diuji kebenarannya.

“Rekap data yang didapat oleh Bawaslu Kabupaten/Kota itu perlu diuji validitasnya, dengan cara melakukan penelusuran langsung,” kata Mewoh.

Dia melanjutkan, terkait DP4/A-Daftar Pemilih untuk pemilihan yang berkurang jauh dari jumlah DPT Pemilu kemarin perlu mendapat perhatian.“Misalnya di Minahasa, A-Daftar Pemilih yang ada saat ini berkurang hingga 12.000 pemilih dari DPT Pemilu kemarin, ini perlu diperhatikan, jangan sampai ada anomali data disini,” ujarnya.

Untuk metode uji petik, Mewoh mengarahkan jajarannya agar diselesaikan 7 hari sebelum coklit selesai.“Uji petik ini adalah cara kita memastikan, Coklit 100 persen oleh KPU ini apakah sudah keseluruhan atau ada yang terlewati,” kata Mewoh.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sulut Steffen Linu menambahkan perbedaan cara pandang paksanaan Coklit antara KPU dan Bawaslu. Menurutnya, melalui metode uji petik inilah akan membuat cara pandang itu berbeda.“Kita memastikan kualitas data pemilih, salah satunya melalui uji petik yang akan dilaksanakan sehingga kita (Bawaslu) tidak hanya melihat sisi kuantitas dari proses Coklit,” ujar Linu

Lanjut Linu, pelaksanaan uji petik bisa bersamaan dengan Patroli Kawal Hak Pilih yang sudah dilakukan oleh masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota.

Selain itu, Posko Kawal Hak Pilih yang sudah ada perlu dimaksimalkan sosialisasinya, agar diketahui masyarakat luas. Keduanya berharap pihaknya (Pengawas Pemilu di Sulut) benar-benar hadir dalam tahapan ini, untuk memastikan proses coklit benar-benar sesuai

Rapat tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Kab/Kota (Koordiv Pencegahan) secara daring via zoom meeting.(josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 1,252 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

HUT ke 18, Angelia Wenas Ajak Masyarakat Bangun Kebersamaan Untuk Boltim Yang Lebih Baik

23 Juli 2026 - 21:25 WITA

Pertamina Regional Sulawesi Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU di Enam Provinsi

22 Juli 2026 - 18:06 WITA

Vionita Kuerah : Perlindungan Perempuan dan Anak Merupakan Upaya Penegakan Hak Asasi Manusia

22 Juli 2026 - 12:59 WITA

Pansus Ranperda Perizinan Berusaha DPRD Sulut Target Dua Bulan Selesai

21 Juli 2026 - 22:10 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Internal, Tetapkan Usul Prakarsa DPRD Terhadap Ranperda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

21 Juli 2026 - 05:50 WITA

APBD Sulut Tahun 2027 Wajib Alokasikan Dana Untuk Program Kesehatan Masyarakat

18 Juli 2026 - 18:56 WITA

Trending di Manado