Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Sulut · 15 Jul 2024 11:18 WITA ·

Bawaslu Sulut Evaluasi Pelaksanaan Coklit Pilkada Serentak 2024


Bawaslu Sulut Evaluasi Pelaksanaan Coklit Pilkada Serentak 2024 Perbesar

MANADO, Sulutnews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut terus melakukan pengawasan terhadap setiap tahapan pelaksanaan Pilkada untuk tujuan sukses Pilkada. Terbukti pada Jumat (12/7/2024) digelar Rapat Evaluasi Pengawasan Coklit bersama Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulut terkait Daftar Inventaris Masalah (DIM) dan Metode Uji Petik. Saat menyampaikan sambutannya Ketua Bawaslu Sulut Ardiles Mewoh mengingatkan jajarannya agar setiap hasil pengawasan coklit perlu dianalisis dan diuji kebenarannya.

“Rekap data yang didapat oleh Bawaslu Kabupaten/Kota itu perlu diuji validitasnya, dengan cara melakukan penelusuran langsung,” kata Mewoh.

Dia melanjutkan, terkait DP4/A-Daftar Pemilih untuk pemilihan yang berkurang jauh dari jumlah DPT Pemilu kemarin perlu mendapat perhatian.“Misalnya di Minahasa, A-Daftar Pemilih yang ada saat ini berkurang hingga 12.000 pemilih dari DPT Pemilu kemarin, ini perlu diperhatikan, jangan sampai ada anomali data disini,” ujarnya.

Untuk metode uji petik, Mewoh mengarahkan jajarannya agar diselesaikan 7 hari sebelum coklit selesai.“Uji petik ini adalah cara kita memastikan, Coklit 100 persen oleh KPU ini apakah sudah keseluruhan atau ada yang terlewati,” kata Mewoh.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sulut Steffen Linu menambahkan perbedaan cara pandang paksanaan Coklit antara KPU dan Bawaslu. Menurutnya, melalui metode uji petik inilah akan membuat cara pandang itu berbeda.“Kita memastikan kualitas data pemilih, salah satunya melalui uji petik yang akan dilaksanakan sehingga kita (Bawaslu) tidak hanya melihat sisi kuantitas dari proses Coklit,” ujar Linu

Lanjut Linu, pelaksanaan uji petik bisa bersamaan dengan Patroli Kawal Hak Pilih yang sudah dilakukan oleh masing-masing Bawaslu Kabupaten/Kota.

Selain itu, Posko Kawal Hak Pilih yang sudah ada perlu dimaksimalkan sosialisasinya, agar diketahui masyarakat luas. Keduanya berharap pihaknya (Pengawas Pemilu di Sulut) benar-benar hadir dalam tahapan ini, untuk memastikan proses coklit benar-benar sesuai

Rapat tersebut diikuti oleh Anggota Bawaslu Kab/Kota (Koordiv Pencegahan) secara daring via zoom meeting.(josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 1,252 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Sulut Pertanyakan Anggaran Sebesar Rp 9,2 Miliar di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa

19 Januari 2026 - 22:31 WITA

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat

19 Januari 2026 - 15:49 WITA

Bantuan CSR Pemprov NTT Dorong Pembangunan Gedung Ibadah di Rote Ndao

19 Januari 2026 - 12:56 WITA

KAPOLRES ROTE NDAO AKBP MARDIONO TINDAK TEGAS, KABAG OPS TERJUN LANGSUNG CEK PENJUALAN BBM

18 Januari 2026 - 15:07 WITA

Jeane Laluyan : Kematian Maria Eva Mangolo, Satgas PPKPT Unima Lambat Lakukan Konseling

17 Januari 2026 - 09:59 WITA

DPRD Sulut Berencana Bawa Aspirasi Pegawai RSUP Prof Kandouw ke Kementrian Kesehatan

16 Januari 2026 - 09:28 WITA

Trending di Manado
error: Content is protected !!