Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 5 Jan 2026 22:55 WITA ·

Banjir Bandang Sitaro Telan Korban Jiwa


Banjir Bandang Sitaro Telan Korban Jiwa Perbesar

Sitaro, Sulutnews.com – Banjir bandang melanda Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Senin (5/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.45 Wita.

Bencana tersebut dipicu hujan berintensitas lebat yang mengguyur wilayah itu selama kurang lebih lima jam tanpa henti.
Akibat derasnya aliran air yang membawa material batu, tanah, dan kayu, sejumlah wilayah di Kecamatan Siau Timur terdampak parah. Banjir bandang menyebabkan korban jiwa, luka-luka, serta kerusakan material yang signifikan.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 17 warga dilaporkan mengalami luka-luka. Mereka adalah Marlis Sanggili (27), Fatmawati Kamurahang (54), Yosiro Asarya Sanggili (3), Ledy Sasela (20), Novin Tonggengbio (43), Yulita Damalang (36), Deiby Kamanangan (40), Dorkas Mudea (74), Flona Ambar (65), Oktavianus Dumalang (61), Claudio Bangsa (24), Adolfince Pandaeng (57), Ronal Kansil (53), Indo Januardy Kansil (24), Dea Pianaung (11), Eferhart Sangkilang (56), dan Sumiarti Lukas (58).

Sementara itu, korban meninggal dunia tercatat sebanyak tujuh orang, yakni Juanita Erlina Bangsa (21), El Kamanangan (4), Rakmon Bangsa, Joan Bangsa (20), Florensi Bawonte (72), Santi Diamanis (34), serta dua warga Kelurahan Paseng yang masih dalam proses identifikasi. Selain itu, seorang bayi berusia dua bulan bernama Kananta Kairi Kansil dilaporkan masih dalam pencarian.

Kerugian material juga cukup besar. Markas Komando (Mako) Polres Kepulauan Sitaro tertimbun material banjir hingga menutupi sekitar 50 persen bangunan beserta fasilitas penunjangnya. Di Kelurahan Bahu, material banjir menghantam rumah warga, dengan lima unit rumah dilaporkan hanyut atau hilang. Sedangkan di Kelurahan Paseng, material batu dan tanah menutup sebagian badan jalan serta mengenai rumah penduduk.

Selain warga sipil, dampak banjir juga dirasakan oleh aparat kepolisian. Satu anggota Bhayangkari dilaporkan tidak sadarkan diri dan saat ini menjalani perawatan medis, sementara personel piket mengalami luka ringan. Sejumlah kendaraan dinas yang sedang digunakan personel piket juga tertimbun material banjir.

Wilayah yang terdampak banjir bandang meliputi Kelurahan Paniki, Kelurahan Paseng, Kampung Bumbiha, Kampung Peling, Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo, serta Kelurahan Ulu.

Hingga berita ini diturunkan, aparat gabungan bersama tim terkait masih melakukan evakuasi korban, pembersihan material banjir, serta pendataan lanjutan terhadap korban jiwa dan kerugian material. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,235 kali

Baca Lainnya

Dentuman Disertai Erupsi Kecil Gunung Karangetang, BPBD Sitaro Imbau Warga Tetap Waspada

12 Juli 2026 - 21:36 WITA

Pemkab Sitaro Perkuat Validitas Data Sosial, Dana Duka dan BPJS Ketenagakerjaan Ikut Dibahas

10 Juli 2026 - 21:08 WITA

Plt Bupati Sitaro Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 ke DPRD

10 Juli 2026 - 20:41 WITA

Plt Bupati Sitaro Minta Lima Plt Kepala OPD Bergerak Cepat Layani Masyarakat

9 Juli 2026 - 23:21 WITA

Banmus DPRD Sitaro Tetapkan Jadwal Paripurna APBD 2025, Moghtar Kaudis Dilantik sebagai Ketua DPRD 11 Juli

8 Juli 2026 - 21:09 WITA

DPRD Sitaro Mulai Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Seluruh Fraksi Sepakat Lanjut

8 Juli 2026 - 09:28 WITA

Trending di Sitaro