Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Asahan · 26 Mei 2025 23:34 WITA ·

Arogansi Kepala Desa Padang Mahondang Membubarkan Kelompok Tani Bawa Ormas Pemuda Pancasila dan FKPPI


Arogansi Kepala Desa Padang Mahondang Membubarkan Kelompok Tani bawa ormas Pemuda Pancasila dan FKPPI. Perbesar

Arogansi Kepala Desa Padang Mahondang Membubarkan Kelompok Tani bawa ormas Pemuda Pancasila dan FKPPI.

Asahan, Sulutnews.com – Pernandus Siregar selaku kepala Desa Padang Mahondang yang seharusnya menjadi panutan warga didesanya ini malah menjadi duri bagi warganya. Terlihat ke arogansinya dalam menangani kelompok tani di desanya.

Menurut warga dan juga pengurus kelompok Tani bpk Simanjuntak mengatakan,bahwa Pernandus Siregar membawa ormas Pemuda Pancasila dan FKPPI untuk membubarkan kegiatan pertemuan Siratuhrahmi sesama anggota kelompok tani.

Bahkan Pernandus Siregar didepan Kelompok tani mengatakan bahwa didusun 9 tidak ada kelompok tani bernama Kelompok Tani Maju Bersama.
Jadi kelompok tani itu ilegal.

Sementara menurut Simanjuntak bahwa kelompok tani mereka sudah legal dan terdaptar di instansi terkait,bahkan lahan yang akan di bagi ke kelompok tani sudah terdaptar di Ke Menterian Ke hutanan dan Pertanian,

Tanah hutan register 40 yang pengelolaannya diserahkan ke kelompok tani.Jadi tidak ada dasar hukumnya Pernandus Siregar membubarkan dan menyatakan kelompok tani Maju bersama itu adalah ilegal,ujar Simanjuntak sewaktu di temui Sulut News .com di warung Padang Mahondang beberapa hari lalu

Selanjutnya Simanjuntak juga menerangkan,pada saat itu kami Pengurus dan anggota sedang bertatap muka dan mendengar pengarahan dengan seseorang yang dapat membawa kemajuan kelompok Tani Maju bersama.

Disitulah Kades bersama Anggota ormas memaksa semua kegiatan yang dilakukan kelompok Tani di hentikan dan semua harus bubar,masyarakat yang juga kelompok tani karena melihat ke arogansian kades dan ormas ,pengurus kelompok tani akhirnya membubarkan diri.

Reporter : Agustua Panggabean

Artikel ini telah dibaca 1,520 kali

Baca Lainnya

Kapolres Asahan Minta Warga Tenang Kasus Dugaan Penistaan Agama Ditangani Polda Sumut

20 Mei 2026 - 23:09 WITA

Pemilik Akun “Rido Rido” Dilaporkan ke Polres Asahan, Diduga Lakukan Penistaan Agama Kristen

14 Mei 2026 - 23:12 WITA

Tahanan Titipan Polsek Air Batu Polres Asahan Meninggal di Lapas Labuhan Ruku kabupaten Batubara

6 Mei 2026 - 23:17 WITA

Masa Robohkan Pintu Gerbang DPRD Rote Ndao Dan Memporak-poranda Ruang Sidang Paripurna

17 April 2026 - 06:45 WITA

SMP Swasta HKBP Sei Kepayang Mengeluh MBG Berbau dan Tidak Bisa Dikonsumsi

14 April 2026 - 23:27 WITA

RATUSAN EKOR IKAN PAUS PILOT TERDAMPAR, 20 EKOR MENINGGAL DI PANTAI MBADOKAI DESA FUAFUNI

10 Maret 2026 - 22:37 WITA

Trending di NTT