Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

News · 6 Apr 2026 15:38 WITA ·

Antimateri, Zat Termahal di Dunia: 1 Gram Bisa Bernilai 1000 Triliun


Antimateri, Zat Termahal di Dunia: 1 Gram Bisa Bernilai 1000 Triliun Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Antimateri dikenal sebagai zat paling mahal di dunia, dengan nilai yang bisa mencapai sekitar 1000 triliun rupiah per gram. Zat ini bukan benda biasa, melainkan hasil penelitian ilmiah tingkat tinggi yang hingga kini masih terus dikembangkan.

Antimateri adalah kebalikan dari materi biasa. Konsep ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan asal Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Ia menjelaskan bahwa setiap partikel memiliki pasangan dengan muatan berlawanan, yang disebut antimateri.

Cara Kerja Antimateri, keunikan antimateri terjadi saat bertemu materi biasa. Keduanya akan langsung musnah dan berubah menjadi energi sesuai rumus E=mc², artinya, sedikit antimateri saja bisa menghasilkan energi yang sangat besar.

Saat ini, antimateri dibuat di fasilitas penelitian seperti CERN yang berada di perbatasan Swiss dan Prancis, diproduksi di Laboratorium khusus.

Di sana, ilmuwan menggunakan alat bernama pemercepat partikel untuk menghasilkan antimateri dalam jumlah yang sangat kecil.

Kegunaan Antimateri bagi kehidupan, walaupun mahal dan sulit dibuat, antimateri sudah memberikan manfaat nyata bagi manusia, antara lain:

  1. Dunia medis, digunakan dalam teknologi PET scan untuk membantu mendeteksi kanker dan penyakit dalam tubuh.
  2. Penelitian ilmiah untuk membantu memahami asal-usul alam semesta
  3. Energi masa depan (masih penelitian) Berpotensi menjadi sumber energi yang sangat efisien

Selain itu Antimateri memiliki dampak negatif dan resikonya, antimateri juga memiliki potensi bahaya besar:

  1. Energi sangat dahsyat. Jika tidak terkendali, bisa menghasilkan ledakan besar bahkan lebih kuat dari Bom Hiroshima
  2. Sulit disimpan. Harus disimpan dalam kondisi khusus (vakum dan medan magnet), jika tidak zat ini langsung berubah jadi energi
  3. Potensi penyalahgunaan. Secara teori bisa digunakan sebagai senjata, meskipun saat ini belum memungkinkan secara teknologi
  4. Biaya sangat mahal. Produksi antimateri membutuhkan biaya dan energi yang sangat besar

Jadi Antimateri adalah Zat paling mahal di dunia, ditemukan oleh Paul Dirac ilmuwan asal Inggris memenangkan Hadiah Nobel Fisika tahun 1933, ia menjelaskan Antimateri memiliki energi luar biasa besar juga memiliki banyak manfaat, namun menyimpan risiko tinggi sehingga penggunaannya masih terbatas pada penelitian dan bidang medis. (Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,003 kali

Baca Lainnya

*BRI Kantor Cabang Kupang Tegaskan Penanganan Kredit Dilakukan Sesuai Ketentuan dengan Mengedepankan Prinsip Kehati-hatian*

25 Agustus 2026 - 19:03 WITA

Burung Sempiri Endemik Sangihe Kini Berada dalam Kondisi Genting

25 Agustus 2026 - 12:16 WITA

Turnamen Futsal Pers Rote Ndao Cup V 2026 Resmi Dibuka oleh Handry Bessie Ketua AFKAB Rote Ndao

24 Agustus 2026 - 20:56 WITA

SMSI Rote Ndao Gelar Turnamen Futsal, 60 Tim Bertanding Rebut Hadiah Rp30 Juta

24 Agustus 2026 - 19:07 WITA

Zulhendri Resmi Pimpin Lapas Tahuna, Fokus Perkuat Pembinaan dan Pelayanan

24 Agustus 2026 - 16:36 WITA

DPT Pilkades Dalako-Bembanehe Dipersoalkan, Pemkab Sangihe Panggil Panitia dan Calon

24 Agustus 2026 - 16:32 WITA

Trending di Sangihe