Airmadidi,Sulutnews.com – Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Utara (Minut) Novly Wowiling membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Kabupaten Minut di Aula JG Centre Airmadidi, Rabu (24/9).
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Jane Simons melaporkan, peserta rakor sebanyak 250 orang dari terdiri dari Tim TPPS tingkat kecamatan yaitu para camat, kepala desa, kepala puskesmas, konsultan PKH, konsultan sanimas, tenaga ahli, dan keluarga penyandang stunting yang telah berhasil mendapat penanganan hingga sembuh, jelas Simons.
Sekretaris Daerah Pemkab Minut Novly Wowiling dalam sambutannya menegaskan komitmen Pemkab Minut untuk menurunkan angka stunting hingga satu digit perlu didukung oleh stekholder
dan masyarakat di daerah Kabupaten Minahasa Utara.
“Semua stekholder harus betul-betul saling bersinergis untuk suksesnya pelaksanaan penurunan Stanting di Minut. Kita usahakan harusnya kasus Stanting turun pada hingga 1 digit pada 2026,” kata Novly Wowiling.
Dijelaskannya, target pemerintah sebelumnya yaitu pada tahun 2025, angka stunting turun hingga 9 digit. Tahun depan harus bisa lebih kecil sehingga kasus ini tidak lagi temukan. “Ini bukan pekerjaan mudah, tapi dengan komitmen dan kerja sama semua pihak, target itu pasti bisa tercapai,” ujar Wowiling.
Menurunkan angka stanting di Minahasa Utara pada tahun 2025 yang digitnya turun hingga capai 9 digit, tak lepas pula dari peran orangtua yang memiliki anak berpotensi Stanting.
“Mereka ini dapat menjadi senjata untuk terselenggaranya Tim TPPS di lapangan,” tambahnya.
Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stanting atau GENTING, tambahnya, dapat juga diprioritaskan sebagai langkah jitu. Pemerintah sudah memiliki daftar jumlah anak-anak stanting. Parameternya jelas sehingga memudahkan merangkul orangtua asuh. Angka capaian 9 persen harus tercapai tahun ini, tegasnya.
“Kalau belum juga berhasil kita turunkan hingga 1 digit, maka yang perlu kita lakukan adalah bertanya kepada Orangtua Asuh Cegah Stanting. Siapa-siapa orangtua Asuh anak tersebut sudah jelas adalah pejabat yang ada di Pemkab Minut. Kita bisa segera lakukan pembenahan.” ujarnya.
Dikesempatan itu Sekda Novly Wowiling berkenan menyerahkan Bantuan PMT kepada keluarga balita yang telah berhasil melawan kasus Stanting. Rakor dilanjutkan dengan Penandatanganan Komitmen Bersama Dukung ATM di 125 Desa Kabupaten Minahasa Utara 24 Desember 2025 dan sosialisasi pencegahan Penyakit AIDS, Malaria dan Tuberculosis.
Berkenan membawa materi dalam Rakor Antra lain Kepala Dinas Kesehatan Profinsi Sulut, Kepala Dinas PMD Profinsi Sulut, Kepala BKKBN Sulut. (*/Yayuk)





