Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 20 Sep 2025 18:57 WITA ·

Pesta Literasi Indonesia 2025 di Manado: Cerita Khatulistiwa Hidup di Tengah Masyarakat


Pesta Literasi Indonesia 2025 di Manado: Cerita Khatulistiwa Hidup di Tengah Masyarakat Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Kota Manado yang dikenal dengan julukan Kota Tinutuan, dengan pesona Laut Bunaken, tahun ini menjadi ruang perjumpaan ide dan kisah dalam Pesta Literasi Indonesia 2025. Mengusung tema “Cerita Khatulistiwa”, festival literasi ini menghadirkan serangkaian acara dan pertunjukan untuk merayakan keberagaman cerita dari Sulawesi Utara serta pengalaman yang membentuk wajah Indonesia hari ini.

Bekerja sama dengan Perkumpulan Literasi Sulut, acara ini berlangsung di Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara pada Sabtu (20/9) dengan rangkaian acara mulai dari diskusi panel, journaling, pertunjukan seni, hingga kehadiran bazar Semesta Buku yang berlangsung sepanjang hari.

Sesi diskusi panel yang bertajuk “Potret Keluarga Indonesia dalam Karya Fiksi” menghadirkan penulis Kai Elian, novelis Almira Bastari, dan psikolog Hanna Monareh, dengan Faradila Bachmid sebagai moderator. Diskusi ini membuka ruang refleksi tentang dinamika keluarga Indonesia yang kerap menjadi inspirasi karya fiksi.

“Keluarga adalah cermin yang paling dekat dengan diri kita. Fiksi memberi jalan untuk menyuarakan hal-hal yang tak selalu bisa diucapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Almira Bastari saat berbagi pengalaman kreatifnya.

Selain itu, Komunitas Cegah Bunuh Diri (KCBD) memandu sesi “Journaling Bersama KCBD”, sebuah lokakarya menulis yang mendorong peserta menyalurkan pikiran dan perasaan melalui tulisan pribadi. Kegiatan ini diapresiasi luas karena menghadirkan ruang aman untuk berbagi dan mendukung kesehatan mental masyarakat.

Acara ditutup dengan penampilan dari Ikatan Putra-Putri Literasi Sulawesi Utara, yang memadukan seni pertunjukan dengan pesan literasi, menambah semarak Pesta Literasi Indonesia tahun ini.

“Manado telah membuktikan diri sebagai kota yang ramah literasi. Kehangatan masyarakat membuat Pesta Literasi Indonesia 2025 bukan hanya perayaan literasi,

tapi juga perayaan kebersamaan,” ujar Faradila Bachmid, pendiri Perkumpulan Literasi Sulut.

Di sepanjang rangkaian acara Pesta Literasi Indonesia di Manado ini berlangsung pula bazar Semesta Buku yang menghadirkan berbagai jenis buku dengan potongan harga menarik.

Lebih dari itu, sepanjang September 2025 terdapat program promosi spesial bagi buku-buku terbitan Gramedia Pustaka Utama. Berbagai judul dapat diperoleh dengan potongan harga 15% di seluruh Toko Gramedia dengan minimal transaksi Rp150.000. Promo serupa juga tersedia di Gramedia.com, Gramedia Official Shop (Shopee & Tokopedia), serta Gramedia Pustaka Utama Official Shop (Shopee). Lebih istimewa lagi, melalui kanal daring, pembaca dapat menikmati diskon hingga 20% tanpa minimal transaksi, suatu kesempatan untuk menambah koleksi bacaan dan merayakan literasi di bulan penuh perayaan ini.

“Pesta Literasi Indonesia di Manado memperlihatkan bahwa literasi bisa tumbuh dari ruang perjumpaan yang hangat, tempat cerita lokal berpadu dengan imajinasi dan membawa kita lebih dekat sebagai bangsa” ujar Amie Puspahadi, Ketua Pesta Literasi Indonesia 2025.

Pesta Literasi Indonesia 2025 Manado terselenggara atas kolaborasi Gramedia Pustaka Utama dan Perkumpulan Literasi Sulut. Kehadiran penulis, psikolog, komunitas, hingga generasi muda literasi memperkaya makna pertemuan ini sebagai momentum memperkuat semangat toleransi dan kebersamaan di Sulawesi Utara.

“Minggu depan, Pesta Literasi Indonesia akan berlangsung di Medan, Pekanbaru, Padang, dan Pontianak. Cek informasi selengkapnya di Instagram @pestaliterasi.id” ujar Amie Puspahadi.

Artikel ini telah dibaca 1,446 kali

Baca Lainnya

DPRD Sulut dan Pemerhati Pendidikan Minta 70-an Plt Kepsek SMA, SMK dan SLB Segera Didevinitifkan, Kadis Dikda Femmy Suluh Sementara Berproses Finalisasi

3 Maret 2026 - 18:35 WITA

DPRD Sulut Gelar Paripurna Internal Terkait Tata Tertib

3 Maret 2026 - 12:23 WITA

Dukung Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih, Anggota DPRD Sulut Pertanyakan Proses Pendirian

3 Maret 2026 - 11:49 WITA

Dhea Lumenta Sorot Minimnya Realisasi NIB di Dinas Koprasi UMKM Sulut

3 Maret 2026 - 11:28 WITA

Dipercayakan Sebagai Sekertaris Pansus Penyusun Tatib, Gracia Oroh : Saatnya Perkuat Aturan Pelayanan Publik di DPRD Sulut

3 Maret 2026 - 08:58 WITA

Angel Wenas Sorot Kinerja Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut

2 Maret 2026 - 13:09 WITA

Trending di Manado