Bitung, Sulutnews.com – Melaksanakan puasa di bulan ramadhan adalah wajib bagi setiap muslim. Demikian ini adalah salah satu yang utama sebagai sarana penghapus dosa.
Di bulan yang penuh berkah dan segala keutamaan kebajikan di pahalai berlipat ganda, masih banyak pula yang lalai dalam menyikapinya.
Ustadz Abdullatif Tahir, melalui ceramah singkatnya yang berlangsung di Kawasan Ramadhan Fest 2025, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Minggu(16/03/25), menyimpulkan lima hal yang membuat puasa menjadi sia sia.
Ada lima penyebab hingga berpuasa di bulan ramadhan hanya sekedar lapar dan haus semata.
Yang pertama adalah membicarakan keburukan orang lain alias menggunjing.
” Kemudian yang kedua adalah berbohong, hingga menyebabkan puasa tertolak.” Jelasnya.
Selanjutnya perbuatan sia sia yang melunturkan pahala puasa yakni memandang dengan syahwat.
” Melihat lawan jenis dengan penuh syahwat adalah perbuatan yang juga membatalkan pahala puasa.”
Kemudian sifat mengadu domba dengan maksud merusak kebersamaan dan bersumpah palsu demi kepentingan pribadi, menurutnya kedua hal ini juga merupakan perbuatan tercela dan sia sia .
Untuk itu, ia mengajak agar selalu menghidari hal hal tersebut demi kelancaran amal baik dan pahala di bulan ramadhan ini.
Ia juga mengingatkan supaya nilai positif dalam bulan ramadhan ini dapat di implementasikan di waktu berikutnya.
” Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik dan terhindar dari lima hal yang dapat menghapus pahala.” Tandasnya.
Mengakhirinya tausiah menjelang buka puasa, ia berpesan ” kejujuran mengantarkan pada kebaikan, dan kebaikan membawa kita ke surga.” Tutupnya.
(Tzr)





