Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Kotamobagu · 13 Jun 2023 21:25 WITA ·

DBD Dan Penyakit Dalam Duduki Peringkat Pertama Pasien RSUD Pobundayan, Warga Di Minta waspada


Exif_JPEG_420 Perbesar

Exif_JPEG_420

SN.com,KOTAMOBAGU – Angka Pasien Demam berdarah dengue (DBD) dan Virus Chikungunya di Rumah Sakit Umum Daerah (DBD) Kota Kotamobagu meningkat di bulan Mei dan Juni 2023.

Diketahui DBD adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti & Aedes albopictus betina. Sedangkan penyakit Chikungunya disebabkan oleh sejenis virus yang disebut virus chikungunya yang termasuk dalam keluarga Togaviridae genus alphavirus. Virus chikungunya ditularkan atau disebarkan oleh vector yang sama dengan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yaitu nyamuk Aedes Aegypt.

Hal itu membuat pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kotamobagu kewalahan menangani pasien yang berdatangan untuk memeriksa kesehatan hingga antri resep obat-obatan.

Hal ini dikatakan Kepala Bagian Administrasi Umum RSUD Kota Kotamobagu Fernando M. Mongkau, S.Kep, Ns, M.Kes pada Media ini Selasa (13/6/2023). Pasien yang datang paling banyak mengeluhkan penyakit dalam dan DBD yang mendominasi.

“Jikalau hari ini antrian pasien 200san, rata rata mengeluhkan penyakit dalam, seperti 20 sampai 30 an itu sakit tulang, dan 60 an pasien itu pemeriksaan jantung, juga Cikumunya Namun yang angka tertinggi di RSUD Kotamobagu pasiennya adalah DBD, bahkan dalam satu rumah bisa 3 sampai 4 orang kena DBD,” beber Fernando.

Dikatakannya, degan meningkatnya jumlah pasien penyakit dalam dan DBD, pihaknya akan melakukan pendataan.

“Nanti saya akan ambil data bulan Mei dan Juni, karena setiap bulan kita input rekap data jumlah pasien. Ini akan segera ditangani untuk memberantas penyakit DBD,” terangnya.

Selain itu tambah Fernando, pihaknya menghimbau agar masyarakat Kotamobagu selalu waspada dan hidup bersih.

1.Bersihkan bak mandi Anda seminggu sekali, bersihkan selokan tempat berkembang biak jentik nyamuk.
2.Perhatikan perabotan rumah tangga Anda yang menampung air,
3. Gunakan kasa nyamuk, anti nyamuk
4. Jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, bisa jadi sarang nyamuk.
Gunakan lotion anti nyamuk atau kelambu, selalu hidup bersih dan sehat,” pesan Fernando.(*)

Artikel ini telah dibaca 916 kali

Baca Lainnya

Utamakan Kepentingan Orang Banyak, Luster Simanjuntak “Bongkar” Tenda Hajatan di Kotabangon

23 Juni 2026 - 16:05 WITA

Kasat Reskrim Ahmad Waafi Tangkap Dua Penambang Ilegal di Lokasi Cagar Alam Mengkang

6 Juni 2026 - 12:58 WITA

Kejari Kotamobagu Tetapkan CM Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana KPU Boltim 2021

4 Juni 2026 - 22:14 WITA

Anggota DPRD Sulut Peduli Bencana Salimandungan

1 Juni 2026 - 22:24 WITA

Amkei Kodim 1303 Bantai Persin Sinindian 3-0 Putaran Kedua Matali Cup 2026

31 Mei 2026 - 19:42 WITA

Ustadz Abdul Somad Temui dan Doakan Rahman Salehe Beserta Keluarga

23 Mei 2026 - 14:30 WITA

Trending di Kotamobagu