Reporter: Dance Henukh
Sulutnews.com . MAUMERE, NTT — Di tengah bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya Flores, aksi solidaritas dan kepedulian terus berdatangan dari berbagai elemen masyarakat.
Salah satunya dilakukan Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) melalui Tim PIKI Peduli Bencana Flores, yang menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
PIKI hadir membawa bantuan sekaligus pesan kemanusiaan bahwa masyarakat Flores tidak sendiri dalam menghadapi situasi bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan GMIT Kalvari Maumere, yang mewakili Posko Terpadu yang dibentuk oleh PGI, GMIT, serta sejumlah yayasan Kristen lainnya.
Bantuan disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana di Dusun Pohu dan Dusun Doka, Desa Umauta, Kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, pada Minggu (23/8/2026).
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PIKI sekaligus upaya mendukung kebutuhan masyarakat yang saat ini masih berada di posko-posko pengungsian.
Salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat di Desa Umauta adalah keterbatasan ketersediaan air bersih dan fasilitas posko darurat yang memadai.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut, PIKI menyalurkan bantuan berupa 60 dus air minum kemasan, 20 lampu emergency, 40 tikar, dan 8 tenda.
Bantuan dibawa dari Posko Terpadu PGI dan GMIT di GMIT Kalvari Maumere setelah dilakukan koordinasi teknis bersama Pdt. Yeni Isliko selaku Ketua Koordinator Diakonat Posko Terpadu PGI bersama GMIT.
Bantuan Disalurkan ke Dua Posko Pengungsian
Penyaluran pertama dilakukan di Posko I Dusun Pohu, Desa Umauta, yang menampung 36 kepala keluarga atau sebanyak 168 jiwa. Dari jumlah tersebut, 88 orang merupakan laki-laki dan 80 perempuan.
Tim PIKI Peduli diterima oleh pemerintah desa, para tua adat, masyarakat pengungsi, serta Camat Bola.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis sekaligus penyampaian kondisi masyarakat yang berada di posko pengungsian.
Dalam kesempatan itu, Ketua Umum DPP PIKI, Maruarar Sirait, menyapa masyarakat Posko I melalui sambungan video call WhatsApp.
Maruarar menyampaikan dukungan dan penguatan kepada masyarakat agar tetap tabah menghadapi situasi bencana.
“PIKI hadir bersama masyarakat. Kami ingin menyampaikan bahwa Bapak dan Ibu tidak sendiri. Tetap kuat dan saling menguatkan,” ujar Maruarar kepada masyarakat Posko I Dusun Pohu.
Ia juga menyampaikan bahwa PIKI akan terus berupaya memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Maruarar turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Camat Bola serta Pdt. Yeni Isliko yang telah membantu mengoordinasikan proses penyaluran bantuan hingga dapat diterima masyarakat.
Dilanjutkan ke Posko II Dusun Doka
Setelah penyaluran di Dusun Pohu, Tim PIKI Peduli kemudian melanjutkan perjalanan menuju Posko II Dusun Doka, Desa Umauta.
Posko tersebut menampung 40 kepala keluarga atau sebanyak 151 jiwa, terdiri atas 61 laki-laki dan 90 perempuan.
Di lokasi tersebut, bantuan diterima oleh pemerintah dan masyarakat setempat melalui kepala dusun serta perwakilan tua adat.
Penyerahan bantuan dilanjutkan dengan penyampaian kondisi masyarakat, dokumentasi, serta ramah tamah bersama para pengungsi.
Kepala Kesekretariatan DPP PIKI, Timotius Lubis, menyampaikan pesan solidaritas kepada masyarakat yang berada di Dusun Doka.
“Hari ini masyarakat Flores tidaklah sendirian. Kami dari Tim PIKI Peduli ingin menyampaikan rasa solidaritas sebagai sesama anak bangsa yang harus saling menguatkan dan saling menopang satu sama lain,” ujar Timotius.
Ia mengajak masyarakat untuk tetap tangguh, semangat, dan solid dalam menghadapi situasi bencana.
“Kita tidak berharap bencana ini, namun Tuhan merencanakan segala sesuatunya yang mampu kita hadapi. Tetap tangguh dalam menghadapi setiap cobaan, tetap semangat, dan tetap solid dalam menghadapi bencana ini,” lanjutnya.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Posko II, Kletus, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PIKI dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta bantuan kepada masyarakat terdampak gempa.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat selama berada di posko pengungsian, khususnya kebutuhan air minum, penerangan, alas tidur, serta fasilitas tempat tinggal sementara




