Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Internasional · 31 Agu 2026 20:07 WITA ·

“Anak-Anak Menjerit Histeris, Dugaan Arogansi Plt Kadis Perhubungan Rote Ndao Tuai Kecaman — Bupati Diminta Buka Suara”


“Anak-Anak Menjerit Histeris, Dugaan Arogansi Plt Kadis Perhubungan Rote Ndao Tuai Kecaman — Bupati Diminta Buka Suara” Perbesar

Reporter: Dance Henukh

ROTE NDAO, Sulutnews.com — Dugaan tindakan arogan yang melibatkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rote Ndao, Hangry Mooy, terhadap seorang ibu rumah tangga bersama tujuh anaknya kembali menjadi sorotan publik.
Peristiwa yang disebut terjadi di kawasan lapangan sepak bola Ba’a hingga halaman Gereja Betania Ba’a itu memunculkan pertanyaan mengenai sikap Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terhadap dugaan perlakuan yang dinilai meresahkan masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang ibu rumah tangga bersama tujuh anaknya diduga mengalami situasi yang membuat mereka ketakutan. Anak-anak tersebut disebut berteriak histeris bersama ibunya ketika terjadi perselisihan dengan pihak yang disebut sebagai Plt Kadis Perhubungan Rote Ndao.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan anak-anak yang masih di bawah umur.

Bupati Diminta Tidak Diam

Munculnya persoalan ini juga memunculkan pertanyaan publik mengenai respons Bupati Rote Ndao Paulus Henuk sebagai pimpinan daerah.

Masyarakat mempertanyakan apakah Bupati telah mengetahui persoalan tersebut dan langkah apa yang akan diambil pemerintah daerah apabila benar terjadi tindakan yang tidak sesuai dengan etika pelayanan publik.
Sebagai kepala daerah, Bupati diharapkan dapat memastikan setiap aparatur pemerintah menjalankan tugas dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, serta menghormati masyarakat, terlebih ketika persoalan tersebut diduga melibatkan anak-anak.

Publik juga meminta agar persoalan ini tidak hanya menjadi perbincangan di masyarakat, tetapi dapat ditelusuri secara objektif sehingga tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.
Menunggu Klarifikasi Pemerintah Daerah
Hingga berita ini disusun, tanggapan resmi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terkait dugaan kejadian tersebut masih dinantikan.
Klarifikasi dari Bupati Paulus Henuk penting untuk menjelaskan apakah dirinya telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, sekaligus memastikan langkah pemerintah daerah terhadap dugaan perilaku yang dinilai tidak mencerminkan pelayanan kepada masyarakat.

Demikian pula, Hangry Mooy sebagai pihak yang disebut dalam informasi tersebut perlu diberikan ruang untuk menjelaskan kronologi kejadian dari sudut pandangnya.

Sulutnews.com menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan tindakan arogan tersebut masih menunggu klarifikasi memberikan penjelasan.

(DH)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

“Jangan Kasih ke Orang Lain!” Oknum Anggota DPRD Rote Ndao “Jadi Broker “Diduga Tekan Bendahara, Bidik Proyek Revitalisasi SD

31 Agustus 2026 - 14:59 WITA

PIKI Peduli Salurkan Ratusan Paket Logistik bagi Warga Terdampak Gempa di Maumere

31 Agustus 2026 - 09:30 WITA

Diduga Arogan terhadap Anak-anak dan Perempuan Menangis Histeris, Sikap Plt Kadis Perhubungan Rote Ndao Disorot

30 Agustus 2026 - 21:21 WITA

*BRI Kantor Cabang Kupang Tegaskan Penanganan Kredit Dilakukan Sesuai Ketentuan dengan Mengedepankan Prinsip Kehati-hatian*

25 Agustus 2026 - 19:03 WITA

Turnamen Futsal Pers Rote Ndao Cup V 2026 Resmi Dibuka oleh Handry Bessie Ketua AFKAB Rote Ndao

24 Agustus 2026 - 20:56 WITA

SMSI Rote Ndao Gelar Turnamen Futsal, 60 Tim Bertanding Rebut Hadiah Rp30 Juta

24 Agustus 2026 - 19:07 WITA

Trending di Internasional