Reporter : Dance Henukh
ROTE NDAO, Sulutnews.com — Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menorehkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah berhasil membuka 220.194 rekening pelajar dalam rangkaian Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) Provinsi NTT Tahun 2026.
Pencapaian tersebut diumumkan dalam acara yang digelar di SMA Negeri 1 Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Rabu (19/8/2026). Rekor ini menjadi bukti nyata komitmen memperluas literasi dan inklusi keuangan sejak usia sekolah melalui program Simpanan Pelajar (SimPel) dan gerakan Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar).
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena yang mengikuti kegiatan secara daring memberikan apresiasi terhadap kolaborasi Bank NTT, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pemerintah daerah dalam menyukseskan gerakan tersebut.
Menurut Emanuel, edukasi keuangan di lingkungan sekolah merupakan fondasi penting untuk membentuk generasi muda yang mampu mengelola keuangan secara bijak.
“Program Satu Rekening Satu Pelajar ini menjadi bagian penting dalam mengenalkan pengelolaan keuangan yang baik kepada anak-anak sejak dini sebagai bekal masa depan,” ungkap Emanuel.
Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menegaskan bahwa Hari Indonesia Menabung bukan sekadar kegiatan seremonial untuk membuka atau menyimpan uang di rekening.
Menurutnya, gerakan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun karakter, kedisiplinan, serta kebiasaan mengelola keuangan secara bertanggung jawab di kalangan pelajar.
“Hari Indonesia Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi membangun kebiasaan disiplin, bijak mengelola keuangan serta mempersiapkan masa depan,” tegas Paulus.
Selain penganugerahan piagam Rekor MURI kepada Direktur Utama PT Bank NTT Charlie Paulus, Puncak HIM NTT 2026 juga diisi sejumlah agenda strategis.
Di antaranya penyerahan simbolis buku tabungan SimPel kepada perwakilan pelajar di Rote Ndao, penguatan program One Village One Agent (OVOA) bagi Agen Laku Pandai guna memperluas akses layanan perbankan hingga ke pelosok desa, serta penyaluran simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha lokal.
Kegiatan yang digelar secara hybrid tersebut turut dihadiri jajaran OJK, pimpinan daerah kabupaten/kota se-NTT, tokoh pendidikan, serta ribuan pelajar dari berbagai wilayah NTT yang mengikuti kegiatan secara daring.
Rote Ndao pun mencatat momentum penting dalam sejarah literasi keuangan NTT. Dari sebuah sekolah di wilayah selatan Pulau Rote, lahir capaian nasional berupa pembukaan 220.194 rekening pelajar sekaligus penguatan gerakan menabung bagi generasi muda Nusa Tenggara Timur.
Sulutnews.com — Dari Rote Ndao untuk Indonesia.




