Manado, Sulutnews.com – Mantan pimpinan Pemuda Sinode GMIM Drs Ruben Saerang mengatakan, saat ini banyak Pendeta perempuan di Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) yang memiliki Leadership dan punya semangat melayani untuk bisa dipilih menjadi Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode ( BPMS) GMIM periode kedepan.
“Kita di GMIM dari pantauan dan data yang ada dari sekitar 1.088 Jemaat GMIM saat ini ada banyak Pendeta perempuan yang dinilai mampu dan layak karena leadership ada dan berkompeten serta memiliki semangat melayani cukup tingi” ujar Ruben Saerang kepada wartawan Sulutnews com di Manado Kamis (30/7/26).
Ruben Saerang yang juga mantan Penatua Pelsus beberapa periode di Jemaat GMIM Torsina Tumumpa Tuminting Manado mengatakan, memang masih lama proses pemilihan Ketua BPMS GMIM sekitar Maret atau April 2027. Namun sebagai warga Jemaat GMIM sudah saatnya kita bahas nama nama calon Ketua Sinode GMIM terutama mendorong unsur perempuan mulai saat ini. Karena sangat banyak dan potensial sekali.
Mantan Anggota DPRD Sulut itu mengatakan, ada Pdt Dr Jois Sondakh M.Th yang saat ini menjadi Wakil Ketua Sinode GMIM. Dari sisi pengalaman cukup baik dan memiliki Leadership serta berkompeten karena juga bergelar Doktor. Ini bisa bisa kita dorong karena berkemampuan dan juga memiliki semangat melayani. Selain itu kata Ruben Saerah ada juga Pdt Dr Vanny Suouth M.Th Dosen Universitas Kristen Indonesia Tomohon ( UKIT) yang juga semangat melayani yang tingi di Jemaat. Juga ada Pdt Dr Eva Karamoy M Th saat ini Ketua Jemaat GMIM Petra Sario Manado.
Pengalaman melayani menurut Ruben cukup banyak dan juga memiliki leadership dan punya kompetensi. Ada juga Pdt Dr Feybe Lumanauw M.Th M.Pc Ketua Jemaat GMIM Singgigilang Tuminting Manado dan Pdt Dr Peggy Sandra Tewu M.Th yang termasuk Pendeta Perempuan yang mudah dan semangat melayani tinggi.
Banyak Lagi
Selain lima Pendeta Perempuan itu, masih banyak lagi Pendeta Perempuan yang saat ini menjadi Ketua Wilayah dan Ketua Jemaat yang tersebar di 1.088 Jemaat baik di wilayah di Kota Manado, Kota Bitung dan Kota Tomohon serta di Kabupaten Minahasa, Minut, Mitra dan Kabupaten Minsel. Ada juga di Jemaat GMIM di Jakarta diluar negeri.
” Banyak nama nama akan mengemuka menjelang pemilihan 6BPMS GMIM pada Maret atau April tahun 2027 nanti.” Ujar Ruben.
Menurut Ruben , Pendeta GMIM baik laki laki dan perempuan banyak yang memiliki Leadership yang baik. Tetapi dari data yang ada unsur Pendeta Perempuan banyak yang menjadi Ketua Jemaat dan Wilayah saat ini dibandingkan unsur Pendeta laki laki.
” Karena cukup banyak unsur Pendeta perempuan maka sudah saatnya kita dorong Pendeta perempuan menjadi Ketua Sinode GMIM. Memang yang akan memilih itu perutusan Jemaat dan wilayah. Tetapi kita saat ini mendukung lewat Doa agar sukses Pemilihan Ketua Sinode GMIM tahun depan” ujar Ruben Saerang yang juga Mantan Pengurus KNPI Sulut dan aktifis GMKI.
Belum Pernah Ketua Sinode GMIM Perempuan
Ruben mengatakan, dirinya mendorong Perempuan menjadi Ketua BPMS GMIM bukan berarti mengabaikan unsur laki laki untuk menjadi Ketua Sinode GMIM.itu keliru.
” Saya mendorong perempuan karena, sejak puiuhan tahun Sinode GMIM ada hinga saat ini belum perna ada Ketua Sinode GMIM dari unsur perempuan” tambah Ruben.
Dari pantauan dan informasi dibeberapa Ketua Sinode Gereja Protestan Anggota Persekutuan Gereja Gereja di Indonesia ( PGI) di Daerah atau Provinsi lain banyak menjadi Ketua Sinode dari unsur Perempuan Sementara di Sinode GMIM belum pernah ada padahal sangat banyak Pendeta perempuan yang mampu dan bisa memimpin Sinode GMIM kedepan. ” Saat ini waktu yang tepat untuk memilih Ketua Sinode dari unsur Pendeta perempuan. (Fanny)





