Reporter: Dance Henukh
Sulutnews.com – Rote Ndao, Rabu 8 Juli 2026
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao secara resmi membuka pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi seluruh peserta didik baru jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah kabupaten, untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Acara pembukaan berlangsung di BAA pada hari ini, Rabu 8 Juli 2026, dan dihadiri langsung oleh Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH beserta Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan, serta diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan, ratusan kepala sekolah, guru, dan perwakilan siswa baru.
Berbeda dengan tahun‑tahun sebelumnya yang masih sering terdengar keluhan soal kegiatan aneh‑aneh atau perlakuan kurang pantas, tahun ini Pemerintah Daerah mengusung tema yang sangat tegas dan berorientasi perlindungan anak, yaitu:
“MPLS RAMAH: BERSAMA MEWUJUDKAN SEKOLAH YANG AMAN, NYAMAN, INKLUSIF, DAN MENGINSPIRASI”
Tema ini bukan sekadar tulisan di spanduk, melainkan pernyataan sikap resmi sekaligus instruksi mengikat dari pimpinan daerah, yang selaras penuh dengan Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 dan aturan terbaru tahun 2026 yang secara mutlak melarang segala bentuk perpeloncoan, kekerasan fisik maupun batin, pungutan biaya, serta tugas‑tugas atau atribut yang tidak ada hubungannya dengan pembelajaran.
Dalam arahannya, Bupati Paulus Henuk, SH menegaskan dengan nada tegas bahwa MPLS adalah gerbang pertama anak mengenal dunia pendidikan, maka kesan pertama itu haruslah kesan yang baik, hangat, dan membahagiakan, bukan kesan menakutkan atau mempermalukan.
“Saya sampaikan perintah jelas kepada seluruh kepala sekolah dan dewan guru se‑Rote Ndao: Tahun ini dan seterusnya, TIDAK ADA LAGI istilah ospek, TIDAK ADA LAGI kegiatan aneh‑aneh, TIDAK ADA LAGI hukuman, TIDAK ADA LAGI pungutan uang atau barang dengan alasan apapun. MPLS itu maksimal tiga hari, isinya hanya yang edukatif, kreatif, bermanfaat, dan menyenangkan. Kalau ada sekolah yang masih nekat melakukan cara‑cara lama yang salah, kepala sekolahnya yang akan saya panggil dan saya berikan sanksi tegas. Kita pegang teguh janji kita: sekolah itu rumah kedua yang aman bagi anak,” tegas Bupati di hadapan seluruh peserta.
Senada dengan hal itu, Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan menambahkan, kata RAMAH yang menjadi inti tema memiliki makna mendalam: ramah kepada sesama, ramah terhadap perbedaan, ramah dalam bertutur kata, dan ramah dalam bertindak. Ia menekankan, inklusif berarti tidak boleh ada satupun anak yang tersisih, dibeda‑bedakan, atau diejek karena latar belakang ekonomi, fisik, maupun asal usul keluarga.
“Kita ingin anak‑anak masuk sekolah dengan hati gembira, pulang ke rumah dengan membawa cerita indah. Pengenalan lingkungan sekolah bukan menguji seberapa kuat fisik anak, tapi seberapa besar rasa ingin tahu dan rasa cinta mereka kepada ilmu dan persaudaraan. Ini wujud nyata komitmen kami membangun pendidikan Rote Ndao mulai dari akar rumput, berkarakter, dan beradab,” ungkap Wabup.
Kepala Dinas Pendidikan Rote Ndao menambahkan, tim pengawas internal sudah dibentuk dan akan bergerak turun ke seluruh sekolah mulai hari pertama sampai hari terakhir pelaksanaan MPLS. Setiap laporan dari orang tua maupun masyarakat akan ditindaklanjuti secara langsung dan cepat. Seluruh panitia MPLS diwajibkan hanya terdiri dari guru dan tenaga kependidikan, dilarang melibatkan alumni sebagai pelaksana kegiatan, dan seluruh materi sudah disusun seragam berisi pengenalan tata tertib, profil pelajar Pancasila, budaya aman sekolah, serta pola hidup sehat.
Dengan dibukanya MPLS secara serentak ini, tercatat ribuan siswa baru jenjang SD dan SMP di Rote Ndao resmi memulai langkah pendidikan mereka di bawah payung aturan yang jelas, terlindungi, dan berorientasi kesejahteraan anak. Pemerintah Daerah berharap, melalui MPLS Ramah ini, akan tercipta generasi muda Rote Ndao yang cerdas, berakhlak mulia, dan tumbuh besar dalam lingkungan yang selalu aman, nyaman, dan saling menguatkan.
VERSI RINGKAS & PADAT
PEMBUKAAN MPLS SD‑SMP SE‑ROTE NDAO 2026/2027
BAA, Rabu 8 Juli 2026
Hadir: Bupati Paulus Henuk, SH & Wabup Apremoi Dudelusy Dethan
MPLS RAMAH: Bersama Mewujudkan Sekolah yang Aman, Nyaman, Inklusif, dan Menginspirasi
ISI PENTING & ARAHAN TEGAS
Berlaku untuk seluruh SD dan SMP se‑Kabupaten Rote Ndao
Sesuai aturan Permendikbud: maksimal 3 hari, hanya kegiatan edukatif, kreatif & menyenangkan
DILARANG MUTLAK: Ospek aneh‑aneh, perpeloncoan, kekerasan, pungutan biaya, atribut/tugas tak berhubungan pelajaran
Panitia hanya guru, dilarang libatkan alumni
Tim pengawas bergerak ke semua sekolah, pelanggar langsung ditindak tegas sampai sanksi jabatan
TUJUAN: Jadikan sekolah rumah kedua yang aman, bahagia, dan tidak membeda‑bedakan anak.
Kegiatan: Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)
Sasaran: Seluruh siswa baru SD & SMP se‑Kabupaten Rote Ndao
Tahun Ajaran: 2026 / 2027
Waktu: Rabu, 08 Juli 2026
Lokasi: BAA
Pimpinan Hadir: Bupati Paulus Henuk, SH & Wakil Bupati Apremoi Dudelusy Dethan
Tema Utama: MPLS RAMAH — Aman, Nyaman, Inklusif, Menginspirasi





