Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bolmut · 1 Jun 2026 20:41 WITA ·

Pecatur Muda Mudi Patadjenu & Adik-Adik Kandungnya Kembali Meraih Juara Di Festival Catur Pelajar Stiepar Manado


Pecatur Muda Mudi Patadjenu  & Adik-Adik Kandungnya Kembali Meraih Juara Di Festival Catur Pelajar Stiepar Manado Perbesar

Manado, Sulutnews.com – Kejuaraan catur tingkat sekolah dasar sangat efektif untuk melatih konsentrasi, kemampuan pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan anak. Turnamen juga menumbuhkan karakter mental seperti sportivitas dan ketekunan. Senin (01/06/2026).

Kegiatan Festival Catur STIEPAR Manado telah berlangsung pada hari Sabtu 30 Mei 2027, memperebutkan piala, sertifikat, dan uang pembinaan, mendapat sambutan yang sangat antusias dari para pelajar di Sulawesi Utara.

Dilansir dari arenapost.id, sebanyak 41 peserta dari 20 sekolah dasar se-Sulawesi Utara turut ambil bagian dalam festival yang bertujuan untuk mendorong pembinaan prestasi catur sejak usia dini.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir strategis, sportivitas, serta semangat kompetitif yang sehat.

Direktur STIEPAR Manado
Dr. Drevy D. Malalantang, S.Si., S.E., M.Pd., M.M.Informasi mengungkapkan bahwa pelaksanaan Festival Catur Pelajar ini sejalan dengan semangat pembangunan sumber daya manusia yang terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Menurutnya, pengembangan generasi muda melalui pendidikan dan olahraga merupakan bagian penting dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, unggul, dan berdaya saing.

Sementara itu, Ketua Panitia, Ir. Ardy Doda, MM menjelaskan bahwa pertandingan menggunakan sistem Swiss (Swiss System), yang berbeda dengan sistem gugur.

Dalam sistem ini setiap peserta tetap bermain sesuai jumlah babak yang telah ditentukan, yaitu enam babak.

‎“Pada setiap babak, peserta akan dipasangkan dengan lawan yang memiliki poin yang sama melalui perangkat lunak Swiss Manager. Setiap kemenangan bernilai 1 poin, hasil remis (draw) bernilai ½ poin, dan kekalahan bernilai 0 poin. Setelah enam babak selesai, peserta dengan perolehan poin tertinggi ditetapkan sebagai pemenang,” jelas Doda.


‎Festival mempertandingkan dua kategori, yaitu Kategori SD Kelas 1–3 dan Kategori SD Kelas 4–6.

Hasil Pertandingan Kategori SD Kelas 1–3:
‎~ Ranking 1 : Fiona Kalangi – SD Kristen Eben Haezar 2, Ranking 2 : Kenshin Bangun – SD Citra Kasih, Ranking 3 : Daviel Wungow – SD Mater Dei Amurang.

Hasil Pertandingan Kategori SD Kelas 4–6:~ Ranking 1 : Yosia Rabaelun – SD GMIM 54 Lapangan, Ranking 2 : Mohammad Fajrin Patadjenu – SDN 2 Kaidipang, Ranking 3 : Carlson Sumampouw – SD GMIM 01 Manado.

Talenta bakat catur anak-anak dari Abdul Fatah Patadjenu, SH sudah dikenal masyarakat Bolmong Utara.

Mudi Patadjenu sudah kesekian kalinya meraih juara regional dan nasional. Dalam turnamen catur ini adiknya Mudi Siti Adila Patadjenu kelas 4 meraih peringkat ke 5, paling bungsu Adila Patadjenu meraih peringkat 7.

Salah satu peserta yang menarik perhatian adalah Alexander Kalangi, siswa TK Eben Haezar yang menjadi peserta termuda berusia 5 tahun 11 bulan.

Meskipun dengan usia muda, Alexander berhasil menunjukkan kemampuan yang luar biasa dengan menempati peringkat ke-7 pada kategori SD Kelas 1–3.
‎Pelaksanaan pertandingan dipimpin oleh Ketua Wasit Ardy Doda, FA (FIDE Arbiter), didampingi oleh Wasit Nasional (WN) Junien Kasiuhe dan Panji Saikat.

Kegiatan ini, kiranya dapat berkekelanjutan dalam upaya pembinaan olahraga prestasi usia dini sekaligus mendukung lahirnya bibit-bibit pecatur muda Sulawesi Utara yang mampu berprestasi di tingkat regional, nasional, maupun internasional.

Abdul Fatah Patadjenu mengucapkan terima kasih kepada Staf Ahli Bupati Bolmong Utara Dr. Moh. Hidayat Panigoro, S.Sos, M.Sc telah banyak membantu, mendorong para pecatur muda untuk ikut turnament catur.

“Kendala yang ada untuk pengembangan talenta para pecatur muda, kami menghimbau kepada Pemda Bolmong Utara, Dinas Dikpora dapat menyisihkan anggaran untuk merekrut para instruktur catur bersertifikat Grand Master, agar mereka lebih fokus mengembangkan bakat caturnya siap menghadapi turnamen catur nasional dan internasional,” pungkasnya. *** GG

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Mantan Pimpinan Pemuda GMIM Ruben Saerang: Kedepan Perempuan Berpeluang Dan Layak Menjadi Ketua BPMS Sinode GMIM

1 Juni 2026 - 17:05 WITA

Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Pangdam XIII/Merdeka Bacakan Amanat Kepala BPIP RI

1 Juni 2026 - 16:54 WITA

Nilai-Nilai Moral Pancasila Harus Menjadi Landasan Dalam Setiap Proses Pembangunan

1 Juni 2026 - 12:39 WITA

BPMP Sulut Akan Pantau Pelaksanaan SPMB Hari Pertama Selasa 2 Juni 2026 di Beberapa Satuan Pendidikan SMA dan SMK

31 Mei 2026 - 23:41 WITA

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Louis Schramm Berikan Apresiasi Kepada Pemda Sulut Dapat Penghargaan Terbaik Turunkan Stunting dan Kemiskinan Dari Pemerintah Pusat

30 Mei 2026 - 23:40 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh: Pelaksanaan SPMB Transparan di SMA, SMK Semua Masyarakat Bisa Awasi, Sejumlah Kepsek SMK/SMA Sudah Siap

29 Mei 2026 - 23:56 WITA

Trending di Manado