Sulutnews.com Bengkulu Selatan – terkait adanya informasi yang berkembang dan sudah terhitung lama, kepala desa telaga dalam TT yang dikabarkan berselingkuh dengan salah seorang wanita yang berasal dari luar kabupaten Bengkulu Selatan yang saat ini sedang bekerja di kota Manna sebagai pemandu lagu di salah satu tempat karaoke.
Informasi yang di himpun media ini baik dari orang dekat wanita diduga selingkuhan kepala desa telaga dalam bahwasannya wanita tersebut memang di biayai oleh kepala desa telaga dalam, “kepala desa telaga dalam itu sebenarnya berat dengan wanita itu, tapi itulah kebodohan kades itu dia sanggup habis habisan demi wanita seperti itu, ini saja tadi pas pencairan dana desa tadi kades itu langsung memberikan uang sepuluh juta dengan wanita itu” ungkap sumber media ini yang memang selama ini dekat dengan wanita diduga idaman kades telaga dalam.
Sementara kepala desa telaga dalam kecamatam Pino raya TT saat di konfirmasi terkait hubungan tersebut dengan santainya menjawab “sudah pernah di fosting foto ini” ujar kades.
Terpisah Tono salah satu penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan menanggapi apa yang terjadi dengan kepala desa telaga dalam “informasi perselingkuhan yang di jalani kepala desa yang bersangkutan memang sudah tergolong lama dan masih berjalan hingga saat ini, hal ini sangat memperihatinkan atas tindakan pihak pihak berkompeten yang belum juga memberi sanksi tegas terhadap kades yang bersangkutan, hal itu tidak membuat efek jerah bagi kades yang bersangkutan dan membuat publik ragu atas penegakan aturan yang dinilai tidak di berlakukan sama di mata kades pada khususnya mengingat beberapa kepala desa yang sudah di berhentikan pemerintah atas kasus yang sama” tutur Tono.
Lebih lanjut Tono juga menilai, sesuai informasi yang berkembang hingga saat ini hubungan kades telaga dalam TT yang masih berjalan kuat dugaan berpengaruh dengan pengelolaan anggaran dana desa di desa telaga dalam. Kuat dugaan realisasi dana desa di desa tersebut terjadi korupsi, bagaimana tidak sesuai informasi yang di dapat kades yang bersangkutan secara aktif membiayai wanita diduga selingkuhannya itu.
Untuk itu Tono berharap kades telaga dalam di proses sesuai aturan yang berlaku, dan untuk mengembalikan kepercayaan publik yang menilai penegakan aturan seolah tebang pilih, serta membuat efek jerah bagi seluruh kepala desa khususnya di kabupaten Bengkulu Selatan. (JN)






