Bitung, Sulutnews.com — Menteri Pertahanan(Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin mengunjungi lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 916/Bara Sakti di Rusunawa Tangkoko, Kelurahan Manembo-nembo Tengah, Kecamatan Matuari, Kota Bitung, Kamis (7/5/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan RI didampingi Pangdam XIII/Merdeka, Mirza Agus.
Turut mendampingi Menhan RI antara lain Wapang TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakasad Letjen TNI M. Saleh Mustafa, Kabaloghan Marsdya TNI Yusuf Jauhari, Karo TU Brigjen TNI Charles Aling, serta Karo Infohan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.
Menhan RI tiba di Bandar Udara Sam Ratulangi Manado sekitar pukul 10.30 Wita, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan helikopter TNI menuju Stadion Duasudara Manembo-nembo, Kota Bitung.
Sekitar pukul 11.00 Wita, Menhan tiba di Rusunawa Tangkoko dan menyambangi satu per satu prajurit Yonif TP 916/Bara Sakti.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk meninjau langsung pembangunan fasilitas pertahanan strategis sekaligus memastikan kesiapan pembentukan Yonif TP 916/Bara Sakti sebagai satuan teritorial pembangunan di wilayah Kota Bitung.
Pada kesempatan itu, Menhan menyampaikan pentingnya pembangunan kekuatan pertahanan yang tidak hanya berorientasi pada sarana dan prasarana, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia prajurit TNI sebagai komponen utama pertahanan negara.
Ia menyampaikan bahwa prajurit Yonif TP harus mampu menjadi prajurit infanteri yang profesional, tangguh, disiplin, serta memiliki loyalitas dan semangat pengabdian yang tinggi kepada bangsa dan negara.
“Prajurit Yonif TP harus memiliki kemampuan yang mumpuni, disiplin, berkarakter, serta memiliki kecintaan kepada Tanah Air dan rakyat Indonesia,” ujar Menhan dalam arahannya.
Menurutnya, kekuatan TNI tidak hanya diukur dari kemampuan tempur semata, namun kedekatan dengan masyarakat juga menjadi hal utama.
Lebih lanjut disampaikan, prajurit TNI harus hadir dan menjadi solusi di tengah rakyat sebagai bagian dari sistem pertahanan rakyat semesta.

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin saat menyambangi Secata Rindam Xlll/Merdeka
Dikesempatan yang sama, Menhan juga mengunjungi Secara Rindam Xlll/Merdeka yang di sambut langsung Danrindam Xlll/Merdeka, Brigjen TNI Wempie Ramandei bersama jajaran.
Dikesempatan itu Menhan juga memberikan motivasi kepada para siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) agar senantiasa menjaga semangat, disiplin, dan ketangguhan selama menjalani pendidikan.
Menhan menekankan bahwa pendidikan militer merupakan tahapan penting dalam membentuk karakter, mental, dan jiwa kejuangan prajurit yang berlandaskan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
“Jalani pendidikan ini dengan penuh semangat dan rasa bangga. Kalian sedang dipersiapkan menjadi Prajurit Sapta Marga yang tangguh, profesional, serta selalu setia kepada bangsa dan negara,” pesan Menhan.
(Tzr)







