MANADO,Sulutnews.com – Komisi III DPRD Sulut kembali memanggil Rapat Dengar Pendapat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan PT MSM terkait jalan Nasional yang ditukar guling. Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi III Berty Kapojos juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Royke Anter tersebut masyarakat lingkar tambang menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang rusak dan mendesak BPJN Sulut agar segera melakukan perbaikan. Masyarakat menilai akses jalan tersebut sangat penting untuk aktivitas sehari-hari, sehingga kerusakan yang terjadi dinilai merugikan banyak pihak.
“Sebagai masyarakat lingkar tambang sangat mengeluhkan karena jalan sudah sangat rusak, sementara upaya yang dilakukan pihak BPJN untuk melakukan perbaikan tidak efektif karena kesepakatan dengan pihak PT MSM yang bersedia membangu sampai saat sekarang ini tidak ada titik temu,” ungkap Kombo Kambey warga Pinasungkulan
Namun di sisi lain PT MSM mengaku tetap berupaya mencari jalan tengah dengan membuka ruang dialog lanjutan bersama masyarakat agar persoalan ini tidak berlarut-larut.” Kami PT MSM telah menawarkan solusi kepada warga terdampak dengan menyediakan lahan seluas 600 meter persegi serta rumah tipe 70 ini sudah dibangun sebagai bentuk kompensasi. Meski begitu, tawaran tersebut belum sepenuhnya diterima.
sebagian masyarakat menyatakan bersedia menerima dengan ganti rugi sebesar Rp 5 juta per meter, namun nilai tersebut tidak realistis,” jelas David Sompie Preseden Direktur PT Meares Soputan Mining.
Sementara itu, Komisi III DPRD Sulut menegaskan komitmennya untuk menjadi mediator antara masyarakat dan PT MSM. DPRD berharap kedua belah pihak dapat menemukan kesepakatan yang adil sehingga perbaikan jalan dapat segera dilakukan tanpa konflik berkepanjangan (josh tinungkk)







