Manado, Sulutnews.com – Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tahun ajaran baru 2026/2027 telah resmi berjalan di seluruh Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Sulawesi Utara. Terdapat 42 SLB yang tersebar di 15 Kabupaten dan Kota, terdiri atas 6 SLB Negeri dan 36 SLB Swasta.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Melinda Mamesah, S.Pd., M.AP., saat ditemui di Manado, Jumat (7/8/2026).
Menurut Melinda, jumlah peserta didik di setiap SLB bervariasi sesuai kondisi masing-masing sekolah. Sementara itu, ketersediaan tenaga pengajar untuk sementara waktu dinilai sudah cukup memadai guna mendukung proses pembelajaran.

Foto -Sekolah SLB YPAC Di Malalayang Manado
Revitalisasi SLB Terus Berlanjut
Melinda juga menyampaikan bahwa pembenahan fasilitas SLB terus dilakukan melalui program Revitalisasi SLB yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan dilaksanakan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sebagian SLB telah menerima bantuan pada tahun 2025, dan pada tahun 2026 ini, puluhan SLB kembali telah diusulkan untuk menerima program yang sama.
“Saya optimis proses belajar mengajar di SLB ke depan akan semakin membaik seiring berjalannya proyek Revitalisasi dari Kemendikdasmen,” ujar Melinda dengan penuh harap.

Foto – Sekolah SLB Negeri di Amurang Kabupaten Minsel
Ia menambahkan, penyelenggaraan pendidikan di SLB memiliki karakteristik dan penanganan tersendiri yang berbeda dari sekolah umum. Hal ini menuntut kompetensi khusus dari para pendidik agar pembelajaran berjalan tepat sasaran. “Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, terlihat banyak kemajuan dan perubahan positif yang dialami para peserta didik lulusan SLB,” jelasnya.
Kepala Sekolah Sambut Tahun Ajaran dengan Optimisme
Secara terpisah, sejumlah Kepala Sekolah SLB menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar telah berjalan dengan baik sejak awal tahun ajaran ini, meskipun jumlah peserta didik baru yang masuk belum banyak.
Kepala SLB Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Malalayang Manado, Hetty Lumintang, S.Pd., menyampaikan saat ini terdapat 30 peserta didik, di mana 5 di antaranya adalah siswa baru. “Proses pembelajaran sudah berjalan dengan tertib,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala SLB Negeri Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Kartini Lumi, S.Pd. Sekolahnya kini menampung 44 peserta didik termasuk 5 siswa baru. “Kami optimis KBM akan berjalan lancar dan jumlah siswa baru masih berpotensi bertambah. Terlebih dengan adanya hasil revitalisasi tahun lalu, suasana belajar kini semakin baik,” ucap Kartini.

Foto – Sekolah SLB Negeri di Lolak Kabupaten Bolmong
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Lolak, Kabupaten Bolaang Mongondow, Michael Rondonuwu, S.Pd., menyebutkan terdapat 35 peserta didik di sekolahnya, termasuk 3 siswa baru yang baru saja bergabung. “Meski saat ini baru 3 siswa baru, proses pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya. Biasanya jumlah peserta didik baru akan terus bertambah secara bertahap di awal-awal tahun ajaran,” tambahnya.
Laporan: Fanny Waworundeng





