Manado,Sulutnews.com – Hari Minggu Paskah atau Peringatan Sengsara dan Kebangkitan Tuhan Yesus berlangsung di sejumlah gereja Katholik di Kota Manado. Perayaan dilewati oleh ribuan umat, diwarnai dengan suhu udara yang dingin dan sejuk, awan menutupi sebagian sinar matahari.
Misa Minggu Paskah di Gereja Katholik Bunda Hati Kudus Kairagi diadakan dua kali yaitu pada pagi pukul 9.00 Wita dan sore pukul 18.00 Wita. Meski digelar sederhana seperti tahun sebelumnya namun umat berkumpul memadati kursi di area dalam dan halaman gereja yang dikawal polisi setempat. Udara yang sejuk tidak mejadikan awan tebal menjadi air hujan.
Berdasarkan pantauan sulutnews.com, Misa Minggu Paskah di Gereja Katholik Bunda Hati Kudus Kairagi Manado dipimpin oleh RD Andreas Rumayar,Pr. Misa diawali dengan pembacaan kisah tentang murid Yesus yaitu Maria Magdalena.
Maria Magdalena diketahui hadir dalam peristiwa penting dalam Alkitab dan dalam liturgi Paskah ia diakui sebagai saksi pertama yang melihat Yesus yang bangkit.
Seruan lainnya agar umat Kristiani untuk membangun hubungan yang erat dengan Allah dan menjadikan hal itu dasar iman kita untuk percaya kepada-Nya. Yesus bangkit dan menjadikan the power of silent sebagai harapan baru bagi semua umat manusia.
Dalam kalender liturgi Gereja Katolik Roma, Misa Paskah akan dirayakan oleh umat yang diawali dengan perayaan Hari Tri Suci yaitu Misa Jumat Agung, Vigila Paskah dan diakhiri dengan Misa Paskah.
Gereja Bunda Hati Kudus Kairagi yang menggelar Misa Paskah 2026 bernama resmi Gereja Paroki Bunda Hati Kudus, Kairagi adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Kota Manado, Sulawesi Utara, Indonesia. Gereja ini didedikasikan kepada Bunda Hati Kudus, berada di bawah naungan yurisdiksi Keuskupan Manado. (*)







