Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 28 Feb 2026 23:16 WITA ·

Pemkot Manado Akan Terapkan Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional di Tahun 2026


Pemkot Manado Akan Terapkan Digitalisasi Bantuan Sosial Nasional di Tahun 2026 Perbesar

Manado,Sulutnews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado berencana menerapkan Program Percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial (Bansos) Nasional di tahun 2026, namun belum memastikan kapan waktunya. Program ini diinisiasi oleh Komite Percepatan Transformasi Digital Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penerapan digitalisasi bansos nasional sudah diterapkan di tiga kota di Indonesia, yaitu Surabaya, Malang, dan Mojokerto. Ketiga kota ini telah dijadikan pilot project digitalisasi perlindungan sosial secara nasional. Sedangkan di tahun ini akan mulai diterapkan di 40 kabupaten kota, termasuk di Kota Manado.

Program ini bertujuan memastikan bantuan sosial bagi masyarakat miskin benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan secara tepat sasaran, selain untuk mendukung program efesinsi anggaran.

“Sebagai salah satu dari 40 daerah yang terpilih secara nasional, tentu saja kita perlu bekerja bersama-sama untuk mewujudkan digitalisasi bansos,” kata Wakil Wali Kota Manado Ricard Sualang usai menghadiri rakor strategis OPD di Ruang Rapat Wali Kota, Jumat (28/2), dikutib dari sumber resmi.

Richard Sualang menjelaskan digitalisasi bansos merupakan program nasional, yaitu proses perubahan pemberian bansos yang semula manual ke digital, maka dari itu pemerintah kini sedang melakukan penguatan dan kegiatan serta pertemuan-pertemuan, misalnya dengan OPD yang menjadi tulang punggung pelaksanaan program nasional tersebut.

Ketiga OPD yang nanti akan bekerja adalah Disdukcapil, Kominfo dan Dinsos. Ketiga OPD ini nantik akan menjadi tulang punggung penyelenggara misalnya ketika memastikan NIK penerima bansos, harus benar-benar valid dan tunggal, khususnya dalam pengajuan Program Keluarga Harapan, tambah Ricard Sualang.(Yayuk)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Angel Wenas Sorot Kinerja Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut

2 Maret 2026 - 13:09 WITA

Jalan Nasional dan Provinsi Yang Rusak Akan Diperbaiki Menjelang Mudik Idul Fitry 2026

1 Maret 2026 - 06:36 WITA

Queen Beauty Salon Siap Menjawab Kebutuhan Wanita Manado

28 Februari 2026 - 21:28 WITA

Merry Langie Terpilih Sebagai Ketua APTISI Dalam Musprov Sulut Siap Majukan SDM Sulut Kedepan

27 Februari 2026 - 23:12 WITA

Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol FX Winardy Prabowo: Akan Ditindak Pedagang Terbukti Naikan Harga, Lakukan Oplosan Sembako Disaat Bulan Ramadhan Idul Fitri

26 Februari 2026 - 23:30 WITA

Pemkab Boltim Melaksanakan Sulaturahmi Dan Koordinasi Dengan BPN Sulut

26 Februari 2026 - 21:19 WITA

Trending di Boltim