Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sangihe · 18 Feb 2026 17:47 WITA ·

Miris, Bendera Merah Putih Tercabik-cabik Berkibar di Kantor Syahbandar Kahakitang


Miris, Bendera Merah Putih Tercabik-cabik Berkibar di Kantor Syahbandar Kahakitang Perbesar

Tahuna, Sulutnews.com – Pemandangan memilukan terlihat di Kantor Syahbandar Pelabuhan Kahakitang, Kecamatan Tatoareng. Bendera Merah Putih yang berkibar di halaman kantor tersebut tampak dalam kondisi tercabik-cabik dan lusuh, namun tetap dibiarkan terpasang.

Kondisi ini menuai sorotan dari masyarakat setempat. Warga menilai, sebagai kantor milik pemerintah, sudah sepatutnya menjaga dan menghormati simbol negara. Bendera Merah Putih bukan sekadar kain, melainkan lambang kedaulatan dan identitas bangsa yang sarat nilai sejarah, perjuangan, serta pengorbanan para pahlawan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku prihatin atas kejadian tersebut.
“Sangat disayangkan. Ini kantor pemerintah, seharusnya lebih memperhatikan hal-hal seperti ini. Bendera itu simbol negara, jangan sampai terkesan tidak dihargai,” ujarnya.

Warga lainnya juga berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Menurutnya, perhatian terhadap simbol negara merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan serta wujud nasionalisme.

Menanggapi hal itu, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tahuna, Meifrit Palanewen, saat dimintai tanggapannya menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan masyarakat. Ia mengaku belum menerima laporan dari bawahannya terkait kondisi bendera tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas informasinya. Secepatnya akan kami tindak lanjuti dan mengganti dengan bendera yang baru. Sebelumnya kami tidak mendapatkan laporan terkait hal ini,” ujarnya.

Masyarakat berharap, ke depan pengawasan terhadap fasilitas dan simbol negara di lingkungan instansi pemerintah dapat lebih ditingkatkan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
(Andy Gansalangi)

Artikel ini telah dibaca 1,568 kali

Baca Lainnya

Kabar Baik Untuk Warga Nusa Utara DPR RI dan Kemendagri Finalisasi KEK Perbatasan

5 Juli 2026 - 19:19 WITA

Embo Tein, Penjaga Kepercayaan dari Lautan Sangihe: 28 Tahun Mengabdi Dengan Tulus di PT Teratai Murni Lines

2 Juli 2026 - 16:55 WITA

PDIP Sangihe Tegas Tolak Pilkada Dipilih DPRD

2 Juli 2026 - 16:52 WITA

Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030

30 Juni 2026 - 11:36 WITA

BPS dan Pemkab Sangihe Perkuat Sinergi, Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dicanangkan

29 Juni 2026 - 18:50 WITA

Prof Frans Gruber Ijong : Dari Tahuna Menuju Panggung Akademik Dunia

27 Juni 2026 - 21:23 WITA

Trending di Sangihe