Manado,Sulutnews.com – Suasana penuh damai dan suka cita menyambut Natal Yesus Kristus 25 Desember 2025 diperingati dalam Ibadah Syukur Keluarga Besar Guru dan Siswa SMK Negeri1 Manado, Selasa (16/12) di Manado.
Ibadah berlangsung di Gereja Masehi Injil di Minahasa (GMIM) Getsemani Sario Kotabaru (Sakobar) Kota Manado, Sulawesi Utara, yaitu gereja yang terkenal sebagai simbol toleransi antarumat beragama di mana fondasi pembangunannya melibatkan kontribusi lintas agama.
Guru dan murid menjadi satu keluarga yang kokoh dan indah sesuai dengan suguhan tarian dan lagu yang dipersembahkan belasan murid Proli Perhotelan pada awal ibadah. Ada doa dan harapan yang diukir dengan sangat baik dan sehati sehingga memudahkan ribuan murid memadati gereja untuk beribadah.
Ibadah dipimpin Pendeta Eva Mononimbar Lombok S.Th. ia mengambil bacaan dalam Injil Johanes 3:16 dengan menekankan bagian penting dari karya Allah untuk manusia adalah, keselamatan hanya didapat dari Yesus Kristus yang lahir pada hari Natal.
“Hari Natal akhirnya menjadi terang untuk semua manusia karena pengharapan dan keselamatan lahir di hari ini,” demikian sepenggal isi kotbah Pendeta Eva Mononimbar Lombok S.Th.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Manado Telly O. A. Ticoalu, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya mengatakan Natal 2025 ini mengajarkan kepada semua orang bahwa terang yang cukup besar dapat mengusir kegelapan hidup manusia, dan sebuah lilin kecil dapat memancarkan cahaya untuk mengusir pikiran yang tidak baik menjadi baik.
“Natal mengajarkan saya dan murid-murid saya satu hal bahwa, terang yang dibawa oleh Natal dapat mengusir kegelapan dalam hati kita. Bahkan cahaya dari lilin kecil akan cukup mengusir pikiran yang tidak baik menjadi baik,” kata Kepsek Telly Ticoalu.
Olehnya kepsek meminta agar murid-murid SMK Negeri. Manado tetaplah bersinar, menjadi lilin kecil yang membawa damai serta perubahan di tengah keluarga masing-masing dan di sekolah tempat menuntut ilmu.
Dibagian lain ia menambahkan, Ibadah Perayaan Natal yang digelar SMKN 1 Manado bukan sekadar kebiasaan dan rutinitas sekolah, tetapi juga menjadi moment untuk melihat pencapaian tujuan. Apakah sudah mampu membangun diri sendiri untuk mengemban tanggungjawab yang lebih besar, ataukah belum.
“Jangan menjadi batu sandungan bagi orang lain sementara kita belum bisa bertanggungjawab,” pesannya.
Diakhir sambutannya ia mengajak para guru untuk tetap berkomitmen menjadi orang yang saling mengampuni, agar supaya kita semua menerima tahun rahmat Tuhan, dengan penuh suka cita. Tuhan pasti menolong kita semua, ucapnya.

“Saya atas nama Kepala Sekolah dan keluarga mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2025 dan menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2026,” pungkas Kepsek.
Hadir dan memberi sambutan Pejabat Pengawas Dinas Pendidikan Daerah Profinsi Sulawesi Utara Dra Vonny Nabubun,MPd.
Para guru dan staf serta seluruh panitia Natal 2025 dan sejumlah wartawan media daring.
Sesuai catatan media ini Gereja GMIM Getsemani Sakobar di Manado, Sulawesi Utara, merupakan tepat ibadah yang nyaman dan oleh karena keindahannya menjadi destinasi wisata.
Gereja ini memiliki arsitektur unik dengan 12 pilar yang melambangkan 12 murid Yesus, dan menara setinggi 66 meter yang melambangkan jumlah kitab dalam Kitab Suci Nasrani. Gereja ini pun menjadi perhatian tokoh-tokoh penting dan tempat beribadah umat dedominasi gereja di Kota Manado.(Yayuk)





