Tahuna, Sulutnews.com – Politeknik Negeri Nusa Utara (Polnustar) dan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di sektor kelautan dan perikanan.
Penandatanganan PKS ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan vokasi dan lembaga pelatihan di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan kompeten di bidang kelautan dan perikanan.
Dari pihak BPPP Tegal Jawa Tengah, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPPP Tegal Achmad Subijakto, sementara dari Polnustar hadir Direktur Ferdinand Gansalangi, Wakil Direktur Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Ella H. Israel, Ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) Yenny B. Makahaghi, serta Sekretaris SPI Yesie B. Sawello.

Turut hadir pula Ketua Jurusan Teknologi Perikanan dan Kebaharian Julius F. Wuaten, yang mendampingi mahasiswa Polnustar dalam kegiatan Pelatihan Basic Safety Training (BST) di BPPP Tegal.
Setiap tahun, Program Studi Teknologi Penangkapan Ikan (TPI) Polnustar rutin mengirimkan mahasiswa semester V untuk mengikuti pelatihan BST sebagai bagian dari pembekalan kompetensi keselamatan kerja di laut. Namun, pada tahun ini, karena adanya efisiensi anggaran, jumlah peserta yang dikirim berkurang dari 10 menjadi 5 orang mahasiswa.
Direktur Polnustar, Ferdinand Gansalangi, menegaskan bahwa kerja sama dengan BPPP Tegal memiliki arti penting, tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi pembangunan SDM di wilayah perbatasan seperti Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Sebagai daerah kepulauan yang kehidupannya sangat bergantung pada laut, peningkatan kompetensi generasi muda di bidang perikanan dan keselamatan kerja menjadi kebutuhan mendesak. Melalui kerja sama ini, Polnustar ingin memastikan bahwa putra-putri daerah memiliki keterampilan yang diakui secara nasional dan siap bersaing di dunia kerja,” jelas Gansalangi.
Sementara itu, Kepala BPPP Tegal Achmad Subijakto menyambut baik kemitraan ini.
“Kami mendukung penuh penguatan pendidikan vokasi berbasis kompetensi, khususnya bagi daerah kepulauan seperti Sangihe. Kolaborasi ini akan membantu menghadirkan pelatihan yang relevan dan berkelanjutan untuk mencetak tenaga kerja profesional di sektor kelautan dan perikanan,” ujarnya.

Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas Polnustar sebagai pusat pendidikan tinggi vokasi unggulan di wilayah perbatasan Indonesia, serta menjadi kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi maritim daerah.
Penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan pada Senin, (20/10/2025) dan menandai awal dari kolaborasi jangka panjang antara Polnustar dan BPPP Tegal dalam meningkatkan mutu pendidikan, pelatihan, dan riset di bidang kelautan dan perikanan. (Andy Gansalangi)





