Penulis: Eddy Ong, Operation Director PT.Ovil
Sesuai dengan perkembangan jaman, terutama bagi pemerintah setempat untuk memberikan lingkungan hidup yang baik dan sehat untuk masyarakat.
Kami dari PT. OVIL Environment Energy hadir disini membawa teknologi pengolahan sampah “Waste to Energy” yang ramah lingkungan sebagai wujud tangggung jawab kami dari anak negeri kepada Bangsa, Negara dan tanah air Indonesia.
“Waste to Energy” ini menggunakan sistem Vaporolisis™, yang menggunakan teknologi Autoclave & Gasification Pirolysis, kombinasi teknologi ini menghasilkan bahan bakar netral karbon dan Zero Waste, yang tidak tergantung pada daya/ panas input eksternal karena bekerja secara mandiri untuk menghasilkan daya dan panas internal.
Teknologi OVIL dapat dioperasikan untuk kota yang memiliki sampah 500 ton/hari, teknologi OVIL dapat disesuaikan dengan rata-rata produksi sampah harian masing-masing kota yang dimulai dari 500 ton/hari, 750 ton/hari, 1.000 ton/ton, 1.250 ton/hari dan seterusnya. Luas lahan yang dibutuhkan 3 (tiga) ha yang dapat mengolah sampah harian 500 ton/hari sampai 2.000 ton/hari tidak memerlukan menambah luas lahan.
Berikut proses kerja teknologi dan hasil keuntungan yang diperoleh dengan mengunakan sistem Vaporolisis™: Proses pegolahan sampah perkotaan dimulai dari pencucian – Sterilisasi – Pembersihan – penghancuran sampah organik dalan Autoclave menjadi fiber (Bio-Fibe™), sementara sampah anorganik dibersihkan dari pernis maupun label tulisan pada fisik sampah plastik, kaleng maupun benda padat lainnya tanpa merusak fisik dan dipisahkan sesuai jenis masing masing (Plastik, Logam besi, Logam Non Besi, benda padat lainnya) untuk dimanfaat sebagai material daur ulang yang telah bersih dan steril sesuai peruntukannya yang dapat dijual dengan harga yanglebih baik
Dimana nantinya pemulung yang selama ini berkeliaran di kota akan dipekerjakan di plan melalui “Koperasi Merah Putih” yang dibentuk, pemulung diangkat sebagai layaknya pekerja resmi. Pemulung yang telah diangkat menjadi karyawan “Koperasi Merah Putih” untuk memilah material unorganik yang telah bersih dan steril (Plastik, Logam besi, Logam Non Besi, benda padat lainnya) sesuai jenis dan karakteristik materal plastik, dsb. agar dapat didaur ulang kembali sesuai peruntukannya. Limbah plastik hasil sortiran yang tidak dapat didaur ulang, akan diproses selanjutnya dengan mengunakan teknologi pirolisis yang akan menghasilkan bahan bakar minyak (BBM).
Sampah organik akan dimanfaat untuk material bahan baku proses selanjutnya melalui teknologi Gasification Pirolysis, dimana material organic fiber untuk menghasilkan :
Syngas (untuk bahan bakar turbine gas yang akan menghasilkan listrik), jumalah sampah 1.000 ton/hari akan menghasilkan listrik sebesar 16,38 MWHe yang dapatdi krim kejaringan rendah dan sedang milik PLN, Bio-Charcoal (V-Char™) akan dihasilkan 150 ton/hari – 200 ton/hari, yang dapat diproses menjadi briket arang, campuran pupuk organik, dimanfaat untuk remediasi lahan pertanian, digunakan dalam proses refinery Bahan Bakar Minyak (BBM), pengolahan air limbah, dan lainnya, selain itu teknologi Gasification Pirolysis akan menghasilkan produk sampingan berupa Cuka, Asap cair dan Tir yang ramah lingkungan karena diproses dari material sampah organik.
Cuka dan Asap cair yang dihasilkan secara mandiri dari proses Gasification Pirolysis akan digunakan untuk Deodoran (penghilang bau) pada tumpukan sampah yang berada di atas truk pengangkut sampah sebelum diangkut ke Plan, sehingga saat melewati jalan yang melintasi pemukiman penduduk tidak akan mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga saat sampah tiba di plan juga sudah terbebas dari bau busuk, karena asap cair akan menyerap aroma sampah dan cuka akan menghentikan proses permentasi sampah organik.

Alur Proses :

Kami PT. OVIL Environment Energy telah mengembangkan sistem untuk sepenuhnya memulihkan Biomassa yang terkandung dalam MSW (65%) dan menggunakan bahan bakar terbarukan yang bersih ini untuk menghasilkan gas bersih untuk pembangkit listrik, demikian juga material anorganik sebesrar 35% akan disterlisasi, dibersihkan dan dibebaskan dari label, yang akan dimanfaatkan sebagai material daur ulang yang bernilai tinggi. Sistemnya bukan insinerasi, Sistemnya mensterilkan dan mendaur ulang semua Plastik, Logam, dan Kaca, serta material anorganik lainnya.
Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa. Namun, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatnya permintaan global terhadap komoditas telah membebani aset alam tersebut.
Indonesia sedang tumbuh dan untuk mempertahankan pertumbuhan ini, kita perlu menutup siklus energi, konsumsi, dan limbah. Sistem kita memungkinkan penutupan siklus ini dan menjadi pusat bagi masyarakat untuk memungkinkan pertumbuhan berkelanjutan dan kemandirian energi.
Autoklaf pertama kali digunakan pada tahun 1679 ketika alat pengolah uap Papins ditemukan. Saat ini autoklaf telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dari dapur hingga rumah sakit dan dari pesawat jet hingga sampah.
Autoklaf kami dirancang dan diproduksi dengan standar internasional wadah bertekanan tertinggi. Semua peralatan kami dilengkapi sistem keselamatan tercanggih dan semua sistem penting dipantau 24/7 baik di lokasi maupun di fasilitas pemantauan jarak jauh kami.
Pabrik itu ditempatkan dalam sebuah bangunan low-profile.
Sistem ekstraksi uap menghilangkan kelebihan uap pada sistem pengendalian bau bangunan.
Bahan yang terproses, bersih, dan steril dipindahkan ke sistem pemisahan di mana semua logam, aluminium, plastik, kaca, dan lainnya. dipisahkan dari serat.
Semua logam besi dipisahkan. Semua logam non-besi dipisahkan.
Plastik dibersihkan dan disterilkan selama proses berlangsung dan dapat dipisahkan secara otomatis atau dengan tangan tergantung pada kebutuhan setempat.
Serat biomassa diproses lebih lanjut untuk menghilangkan logam kecil atau kotoran.
Bahan bakar bio olahan yang diperoleh dari limbah kemudian digunakan untuk membuat gas melalui unit pirolisis yang telah diproduksi lebih dari 350 unit hingga saat ini.

Serat biomassa “dipecah” menjadi gas dengan menerapkan panas indirect, ini menghasilkan gas bersih karena tidak seperti biomassa mentah, kotoran dan tar yang terkandung dalam lignin telah dihilangkan dari serat biomassa.
Gas yang sudah bersih diproses lebih lanjut. Kualitas Gas telah disetujui sebagai “End of Waste” oleh UK EA dan ini membebaskan pabrik dari persyaratan pedoman insinerasi apa pun.
Gas yang diproduksi kemudian menjadi bahan bakar bagi modul turbin untuk menghasilkan listrik yang akan diekspor ke jaringan listrik lokal. Penggunaan unit modular memungkinkan pengangkutan bahan bakar serat ke lokasi terpencil untuk pembangkitan listrik lokal.
Semua komponen yang digunakan dalam sistem adalah standar dan dapat dirawat oleh kru lokal.
Sistem kami menggunakan teknologi yang telah terbukti untuk memproses limbah dengan cara yang dapat mewujudkan tujuan pengalihan sampah yang seharus ke tempat pembuangan akhir, akan tetapi itu semua dapat kami atasi dengan konsep “Zero-Waste”.
Pendekatan modular kami memastikan bahwa sistem akan selalu tersedia dan pemeliharaan dapat dilakukan secara bertahap untuk memfasilitasi operasi yang berkelanjutan.
Sistem ini mengubah sampah perkotaan mentah dan sampah makanan menjadi listrik dalam sistem batch.
Fraksi Biogenik dari MSW diakui sebagai Biomassa oleh Uni Eropa dan PBB, oleh karena itu ini merupakan sumber energi yang benar-benar terbarukan dan berkelanjutan. Daur ulangnya bersih dan steril.
Semua MSW dan limbah makanan diproses tanpa pembakaran. Bahan bakar serat biomassa yang fleksibel diproduksi dan ini dapat disimpan untuk penggunaan darurat atau diangkut ke lokasi yang ditentukan. Hasil daur ulang bersih dan steril. Emisi pabrik serupa dengan emisi dari stasiun pembangkit gas alam.
Kita tidak dapat kembali dan memulai dari awal, tetapi kita dapat memulainya sekarang, dan membuat akhir yang baru.
Sekarang saatnya melihat sampah sebagai sumber daya terbarukan.
Rincian Investasi:
Kapasitas sampah kota tercampur (MSW) 500 ton/hari = Rp. 1.360.000.000.000,-
Listrik yang dihasilkan 8,20 MWhe berlangsung 24 jam – 7 hari seminggu 365 hari setahun
Bio-Charcoal telah mendapatkan merek terdaftar V-Char™, hasil 75 ton/hari – 100 ton/hari
Material daur ulang berupa logam, aluminium, plastik, kaca, dll.
Membuka lapangan kerja baru sebanyak 196 orang di Plan dan 180 orang di Koperasi
Masa Kontruksi 18 Bulan
ROI = 65 Bulan
EOI = 83 Bulan
Editor : Merson Simbolon







