Menu

Mode Gelap
Walikota Tomohon Caroll Senduk Didampingi Sekot Edwin Roring Hadiri Dialog Publik “Masyarakat Bertanya Walikota Menjawab” Pelestarian Laut Dukung Peningkatan Pariwisata, Suzuki Indonesia Adakan Bersih-Bersih Pantai Bunaken Dengan Ratusan Pelajar Wagub Steven Kandouw Lantik Wounde Sebagai Penjabat Bupati Sangihe Breaking News Tamuntuan Pergi, Wounde Datang Kecamatan Tatoareng Kepulauan Sangihe Terancam Jatuh Miskin

Sulut · 3 Apr 2023 06:14 WIB ·

23 Tahun Tinggal Tanpa Dokumen Timpora Kesbangpol Sulut Sidak 10 orang WNA Afganistan


 23 Tahun Tinggal Tanpa Dokumen Timpora Kesbangpol Sulut Sidak 10 orang WNA Afganistan Perbesar

MANADO, Sulutnews. Com – 10 Warga Negara Asing asal Afganistan yang tinggal di Wilayah Sulaweai Utara tepatnya di Kota Manado selama 23 tahun tanpa dilengkapi dukomen diamankan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Sulut;. Kepada Sulutnews. Com Kepala Badan Kesaruan Bangsa dan Politik Sukaweai Utara Ferry Sangian mengatakan gerak cepat Timpora mekakukan pengamanan setelah mendapatkan laporan masyarakat dan berkoordinasi dengan Pemkot Manado Insansi terkait Keimigrasian Sulut dan Manado, Polda Sulut, BIN, Sekot Manado, Discapil Mdo, Jumat 31 Maret 2023

“Timpora langsung melakukan sidak ke lokasi dan berkoordinasi dengan Camat Singkil, selanjutnya kami mendatangi rumah kontrakan yang menjadi tempat tinggal WNA, ” jelas Sangian

Daalm sidak didapati 1 orang perwakilan WNA bernama ALI, dan selanjutnya dibawa ke kantor Lurah Singkil 2 Kota Manado yang letaknya hanya kurang lebih 100 meter dan dalam pertemuan klarifikasi dengan Ali yang menjadi juru bicara WNA dengan lancar berbahasa Indonesia bahkan dialeg Manado yang sangat kental menjelaskan bahwa dirinya dan Sembikan orang saudaranya tinggal di Manado sejak thn 2000 (23 thn) dan tidak memiliki selembar dokumen pun, bahkan mereka sudah mengenyam pendidikan dan tamat di SMP Negei 2 Manado,, SMA Negri 4 Manado dan Khusus Ali sudah selesai Study (S1) di Fatek UNSRAT Manado.”Pengamanan terhadap 10 Warga Negara Asing Afganistan yang sudah 23 tahun tinggal dan menetap di Sulut adalah sebuah persoalan lemahnya pengawasan terhadap keberadaan WNA Ilegal dan ini patut menjadi perhatian bersama instansi terkait, ” kata Sangian.

Terungkapnya keberadaan 10 warga negara asing afganistan yang sudah tinggal puluhan tahun di Sulut menjadi persoalan serius yang harus disikapi okeh pihak tberwajib untuk melakukan oengawasan terhadap lalu lintas orang, sebab bukan tidak mungkin ada WNA lain yang sudah masuk dan menetap diwilayah Sulut namun tidak diketahui.”Pihak Imigrasi segera bertindak sesuai Peraturan Perundang Undangan yang berlaku di Indonesia terhadap WNA yang tinggal tanpa inin, ” kata Sangian menyarankan. (josh tinungki) 

Artikel ini telah dibaca 325 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bahas Tahapan Pencalonan Kepala Daerah, KPU Sulut Gelar Rakor

15 July 2024 - 11:39 WIB

Bawaslu Sulut Evaluasi Pelaksanaan Coklit Pilkada Serentak 2024

15 July 2024 - 11:18 WIB

Zulkifly Densi Hadiri Rakernis Pelayanan Informasih dan Data Bawaslu RI

15 July 2024 - 11:07 WIB

Jadi Pembicara di Rakor Persiapan Pelaksanaan Pemilukada 2024, Ini Yang Disampaikan Erwin Sumampow

15 July 2024 - 11:00 WIB

Tampilkan Group Terbaik se Sulut, Lomba Masamper Piala Bergilir Ketua DPRD Sulut Hentak Jagat Sulut

13 July 2024 - 14:50 WIB

Goes To Campus KPU Sulut,di Fakuktas Syariah IAIN Manado

13 July 2024 - 13:28 WIB

Trending di Sulut