Menu

Mode Gelap
Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek! Merah Putih Shooting Competition Digelar, Gubernur Optimistis Perbakin Bengkulu Raih Emas PON

Manado · 1 Jan 2023 12:34 WITA ·

Yvone Awui Lantu Pimpin Ibadah Tahun Baru 2023 GPDI Di Manado


Yvone Awui Lantu Pimpin Ibadah Tahun Baru 2023 GPDI Di Manado Perbesar

Manado, SulutNews.Com – Pendeta Yvone Awui Lantu memimpin Ibadah Tahun Baru 2023 Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPdI) 1 Januari 2023.

Ibadah tersebut dihadiri warga GPdi yang ada di wilayah Kota Manado dan dari berbagai utusan gereja Pantekosta Sulawesi Utara serta para rohaniawan.

Dalam kotbah selama dua jam di hari pertama Tahun 2023, Pendeta Yvone Awui Lantu meminta warga Pantekosta di Indonesia untuk menyambut Tahun Baru 2023 dengan tidak merasa takut dan ragu.

Marilah kita hidup karena kasih kelahiran Yesus Kristus ke dunia, kata Pendeta Yvone Awui Lantu.

“Hingga hari ini Tuhan memberkati kita, tidak perlu takut dan ragu untuk menapaki tahun 2023,” ujarnya di depan Altar Gereja GPDI di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (1/1).

Ia juga mengajak warga Kristen untuk tidak mempercayai ramalan atau berita tentang akan ada bencana yang datang dari laut, karena hal itu manusia yg merancang. Tetapi
rancangan Tuhan bagi orang Kristen adalah damai sejahtera bukanlah kecelakaan, tambah wanita pertama yang memimpin Gereja Pantekosta di profinsi berpendukduk 2,5 juta jiwa ini.

Ia mengatakan tahun 2021 orang Kristen mengalami kondisi yang kelam, patah semangat, putus asa, bahkan seluruh dunia mengalami kemerosotan, 10 bank besar ditutup sebab imbas wabah. Itulah sebabnya mari bangun iman kita dalam pengharapan pada Tuhan. Asalkan
kita berjalan bersama Tuhan maka akan ada pengharapan dan pemulihan untuk orang Kristen.

Jadikan tahun 2023 sebagai cerminan dalam membuat perencanaan kerja apa yang harus dikerjakan kita melibatkan Tuhan niscaya jalan akan terbuka lebar, tambahnya.

Untuk pekerjaan Penginjilan di desa-desa kecil di Indonesia perlu dilakukan dengan perencanaan agar supaya hidup saudara kita yang belum mengenal Kristus mendapat damai sejahtera dan pengharapan.

“Serahkanlah segala perbuatanmu kepada Tuhan maka terlaksanalah rencanamu,” ujar Pendeta Yvone Awui Lantu dengan suara yang lembut dan dalam lindungan Tuhan. (yuk/ton).

Artikel ini telah dibaca 1,115 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Komisi PK/B Sinode GMIM Gelar Ibadah Awal Tahun dan Jabarkan Program Pelayanan Tahun 2026 di Jemaat BAITANI Mapanget

25 Januari 2026 - 07:44 WITA

Kadis Dikda Sulut Femmy Suluh : Laporan 89 Kepsek SMA/SMK/SLB Umumnya Revitalisasi Selesai, Disampaikan Terima Kasih

23 Januari 2026 - 23:37 WITA

Sekprov Sulut Thalis Gallang Buka Rakor Kepsek SMA/SMK/SLB, Minta Kepsek Kelola Dana BOS dengan Baik

21 Januari 2026 - 23:57 WITA

Kepala BPMP Sulut Febry Dien: Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti Rencana Akan Resmikan Semua Proyek Revit 2025 dari PAUD, TK hinga SMK/SMA/SLB di Sulut

21 Januari 2026 - 23:37 WITA

Legislator Gracia Oroh ,Suarahkan Pembangunan Jalan Tara-tara, dan Tanawangko Segera Diperbaiki.

21 Januari 2026 - 18:09 WITA

PK/B Wilayah Manado Akan Menggelar Ibadah Awal Tahun dan Penjabaran Program Pelayanan Tahun 2026

21 Januari 2026 - 13:49 WITA

Trending di Manado
error: Content is protected !!