Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 23 Feb 2026 20:29 WITA ·

Wawali Kota Kotamobagu Hadiri High Level Meeting TPID Provinsi Sulut


Wawali Kota Kotamobagu Hadiri High Level Meeting TPID Provinsi Sulut Perbesar

Kotamobagu, Sulutnews.com – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy V. Mangkat, menghadiri kegiatan High Level Meeting tingkat provinsi serta kabupaten/kota se Provinsi Sulawesi Utara, Senin (23/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara tersebut, membahas berbagai hal strategis, diantaranya Pengendalian Inflasi Daerah, Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, Percepatan Akses Keuangan Daerah serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Kegiatan yang dibuka Gubernur Sulut Yulius Selvanus tersebut, menjadi forum strategis koordinasi antara pemerintah daerah, otoritas moneter dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Fokus utama pembahasan meliputi pengendalian inflasi, percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, serta peningkatan akses keuangan bagi masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Rendy Mangkat menegaskan bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci dalam menjaga kestabilan harga serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ditgaskannya, Pemkot Kotamobagu berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program TPID, TP2ED, TPAKD, dan KDEKS melalui penguatan koordinasi kebijakan serta pengembangan sektor riil di daerah.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar stabilitas harga terjaga dan akses ekonomi masyarakat semakin luas,” ujarnya

Dalam forum tersebut juga dibahas perkembangan inflasi daerah terkini, strategi stabilisasi pasokan dan harga pangan serta percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah guna meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan.

Selain itu, upaya perluasan akses keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah menjadi perhatian bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Artikel ini telah dibaca 965 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Berlangsung Meriah, Perlombaan Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 di SMA dan SMK se-Kotamobagu

12 Agustus 2026 - 13:11 WITA

PT GLOBAL EMAS JAYA BERI SANTUNAN DUKA, KELUARGA KORBAN TERHARU

11 Agustus 2026 - 16:16 WITA

KETUA PANITIA BUKA SUARA: INI PENJELASAN RESMI SOAL LOMBA DRAG RACE DI UPAI

11 Agustus 2026 - 14:41 WITA

KELUARGA BANGSAWAN MELAYAT KE 8 RUMAH DUKA

10 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Ny Gayatri R Bangsawan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Tragedi Drag Race di Kotamobagu

10 Agustus 2026 - 20:24 WITA

PUTRA SULUT BERKIBAR DI TINGKAT NASIONAL: JENDERAL BINTANG TIGA YANG DICINTAI RAKYAT

9 Agustus 2026 - 15:07 WITA

Trending di Kotamobagu