Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Kotamobagu · 23 Feb 2026 20:29 WITA ·

Wawali Kota Kotamobagu Hadiri High Level Meeting TPID Provinsi Sulut


Wawali Kota Kotamobagu Hadiri High Level Meeting TPID Provinsi Sulut Perbesar

Kotamobagu, Sulutnews.com – Wakil Wali Kota Kotamobagu, Rendy V. Mangkat, menghadiri kegiatan High Level Meeting tingkat provinsi serta kabupaten/kota se Provinsi Sulawesi Utara, Senin (23/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara tersebut, membahas berbagai hal strategis, diantaranya Pengendalian Inflasi Daerah, Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, Percepatan Akses Keuangan Daerah serta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah.

Kegiatan yang dibuka Gubernur Sulut Yulius Selvanus tersebut, menjadi forum strategis koordinasi antara pemerintah daerah, otoritas moneter dan para pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Fokus utama pembahasan meliputi pengendalian inflasi, percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, serta peningkatan akses keuangan bagi masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Rendy Mangkat menegaskan bahwa sinergi lintas sektor merupakan kunci dalam menjaga kestabilan harga serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ditgaskannya, Pemkot Kotamobagu berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program TPID, TP2ED, TPAKD, dan KDEKS melalui penguatan koordinasi kebijakan serta pengembangan sektor riil di daerah.

“Kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar stabilitas harga terjaga dan akses ekonomi masyarakat semakin luas,” ujarnya

Dalam forum tersebut juga dibahas perkembangan inflasi daerah terkini, strategi stabilisasi pasokan dan harga pangan serta percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah guna meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan.

Selain itu, upaya perluasan akses keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah menjadi perhatian bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Artikel ini telah dibaca 965 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasat Reskrim Ahmad Waafi Tangkap Dua Penambang Ilegal di Lokasi Cagar Alam Mengkang

6 Juni 2026 - 12:58 WITA

Kejari Kotamobagu Tetapkan CM Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana KPU Boltim 2021

4 Juni 2026 - 22:14 WITA

Anggota DPRD Sulut Peduli Bencana Salimandungan

1 Juni 2026 - 22:24 WITA

Amkei Kodim 1303 Bantai Persin Sinindian 3-0 Putaran Kedua Matali Cup 2026

31 Mei 2026 - 19:42 WITA

Ustadz Abdul Somad Temui dan Doakan Rahman Salehe Beserta Keluarga

23 Mei 2026 - 14:30 WITA

Kasat Reskrim Ahmad Waafi, Terima Penghargaan dari Polda Sulut, Predikat Terbaik Penanganan Tipikor

20 Mei 2026 - 17:22 WITA

Trending di Kotamobagu