KOTAMOBAGU – Tragedi yang memakan korban jiwa dalam ajang Drag Race di Kotamobagu banyak mengundang simpati dari berbagai kalangan. Salah satunya Ny Gayatri R Bangsawan yang juga menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga yang mendapat musibah.
Ny Gayatri yang dikenal seorang dermawan ini terketuk hatinya setelah mendengar peristiwa tersebut dan hadir langsung melayat sekaligus memberikan santunan kepada sejumlah keluarga yang berduka akibat tragedi di ajang drag race yang diselenggarakan di Kelurahan Upai Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu 8 Agustus 2026 kemarin.

Oplus_169082
Dari data yang dihimpun sementara media ini, insiden tersebut menyebabkan 17 orang menjadi korban. Rinciannya, delapan orang meninggal dunia, 8 mengalami luka berat, dan satu orang mengalami luka ringan.
Ny Gayatri menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak. Ia menilai musibah tersebut meninggalkan luka mendalam, terlebih karena kegiatan itu dihadiri masyarakat untuk menyaksikan olahraga dan hiburan.
“Saya menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi. Ini adalah tragedi yang sangat menyedihkan dan tentu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga para korban,” kata Gayatri.
Ia berharap para korban yang masih menjalani perawatan memperoleh penanganan medis terbaik dan segera pulih.
“Kepada keluarga korban yang meninggal dunia, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Dan untuk saudara-saudara kita yang sedang menjalani perawatan, saya berharap mendapatkan penanganan terbaik dan segera diberikan kesembuhan,” ujarnya.
Ny Gayatri yang juga merupakan istri dari Revan Saputra Bangsawan (RSB) juga menyampaikan pentingnya aspek keselamatan dalam setiap kegiatan olahraga maupun otomotif yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.
Ia tentunya sangat mendukung setiap kegiatan yang positif bagi masyarakat, tetapi tidak mengabaikan keselamatan dan harus memastikan keamanan masyarakat.
Iapun berharap musibah tersebut dapat menjadi momentum untuk memperbaiki penyelenggaraan kegiatan olahraga maupun otomotif di Sulawesi Utara.
“Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum untuk berbenah. Olahraga harus memberikan semangat, prestasi dan kebahagiaan bagi masyarakat, bukan meninggalkan duka,” tandasnya.
Ia kembali menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap mereka diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.***





