Kotamobagu, Sulutnews.con – Alfred Denny Djoike Tuejeh — lahir 5 Desember 1965 — adalah putra asli Sulawesi Utara yang kini memegang amanah strategis sebagai Deputi Kepala Staf Kepresidenan Indonesia. Diangkat mulai 4 Juni 2026 dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kepercayaan ini adalah bukti nyata kemampuan, integritas, dan pengabdiannya yang tak diragukan lagi.
Lulusan Akademi Militer Angkatan 1988-B dari kecabangan Artileri Medan. Sebelumnya telah menjabat Inspektur Jenderal TNI Angkatan Darat (2023), dan terakhir memimpin sebagai Panglima Kodam XIII/Merdeka di Manado — di mana namanya melekat di hati masyarakat Sulut.
Jenderal Tuejeh dikenal bukan hanya karena pangkatnya, melainkan karena hatinya: RAMAH, SANJUNG, dan SELALU RENDAH HATI.
Tidak ada jarak antara beliau dan rakyat. Sopan kepada yang tua, akrab kepada yang muda — itulah ciri khas yang membuatnya dicintai di mana pun bertugas.
Pada Pilkada 2024, beliau siap mengabdi lebih dekat sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Utara berpasangan dengan Steven Kandow. Meskipun hasil belum berpihak, kasih sayang rakyat tak pernah surut. Banyak warga berharap di masa depan, sosok yang berpengalaman luas, tegas namun lembut ini akan kembali hadir memimpin Sulawesi Utara menuju kemajuan.
Kini, di bawah kepercayaan langsung Presiden Prabowo Subianto, Jenderal Denny Tuejeh tetap rendah hati dan sepenuhnya fokus pada amanah negara. Melalui orang terdekatnya, beliau menyampaikan: seluruh pikiran dan tenaganya saat ini dicurahkan untuk tugas yang dipercayakan kepadanya.
Putra Sulut kini berkibar di tingkat nasional — membawa nama daerah tinggi, membuktikan kualitas, dan membanggakan kita semua.
(Ewin)





