Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Hukrim · 11 Jan 2023 10:01 WITA ·

Warga Kelurahan Matani 2 Tomohon Digemparkan Penemuan Mayat Gantung Diri


Warga Kelurahan Matani 2 Tomohon Digemparkan Penemuan Mayat Gantung Diri Perbesar

Tomohon,Sulutnews.com- Kota Tomohon digemparkan dengan penemuan mayat dalam kondisi gantung diri. Deni Mangundap (53), Rabu (11/01) sekira pukul 12.45 Wita ditemukan tewas gantung diri dengan leher terlilit selang kompor gas di dapur rumahnya yang berlokasi di Kelurahan Matani dua, lingkungan IV kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon.

Kapolres Tomohon AKBP Arian Primadanu Colibrito SIK MH, melalui Kapolsek Tomohon tengah Kompol Arie Prakoso.SIK di konfirmasi menjelaskan, saat ditemukan posisi korban sudah dalam keadaan tertelungkup menyamping kiri,kepala menghadap sebelah barat,kaki ke arah timur. Korban menggunakan celana jeans abu-abu,dan menggunakan jaket abu-abu hitam.

Peristiwa tersebut menurut
Kompol Arie Prakoso, pertama kali diketahui oleh ayah korban, Johan Mangundap (84), yang kala itu menuju dapur usai tidur siang.

“Awalnya, saksi makan siang dan langsung tidur. Sekira pukul 12.45 wita, saksi bangun dari tidurnya dan pergi ke dapur. Betapa kaget, saat itu dirinya melihat korban sudah tewas tergantung dengan menggunakan selang gas yang ujungnya terlilit di leher, salah satu ujungnya terikat di sebilah palang kayu di langit-langit rumah.

Lanjut dijelaskan Kompol Arie Prakoso,
saksi yang melihat hal tersebut, spontaan saja langsung berlari menuju ke rumah kepala lingkungan IV untuk melaporkan peristiwa yang dilihatnya. Sesampai di rumah kepala lingkungan saksi diterima oleh istri kepala lingkungan, Cornely Tiwow dan lelaki, Youdi Pontoan.

Youdi Pontoan (45) dan Cornely Tiwow (51) usai mendengar penjelasan opa Yohan sambil berteriak, menangis dan juga berkata ” Coba datang lia akang pa Deni”, keduanya langsung bergegas ke lokasi kejadian, melihat korban yang masih dalam keadaan tergantung di dapur rumah.

“Tidak berselang lama, pihak kepolisian Tomohon tengah tiba di lokasi kejadian.
Adapun tindakan kepolisian dalam hal ini Polsek Tomohon Tengah yakni mendatangi TKP, mengamankan TKP, berkoordinasi dengan pemerintah dan pihak keluarga, menghubungi tim medis,serta penggalangan terhadap keluarga korban.

Ditambahkan Kapolsek Kompol Arie Prakoso, tiga hari yang lalu korban sempat memberitahukan kepada orang tuanya, Yohan Mangundap bahwa ia kurang enak badan, badannya terasa dingin. Menurut keterangan keluarga dan tetangga yang berdomisili dekat rumah korban, korban tidak punya masalah dengan orang lain dan korban sedang mengalami sakit. Sedangkan keterangan tim medis dari puskesmas Kelurahan Matani, dimana hasil Swab negatif dan tanda-tanda kekerasan belum ditemukan. Untuk kematian masih dalam proses penyelidikan,” terangnya. (**/arp)

 

Artikel ini telah dibaca 633 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

BRI Dukung Pendidikan Daerah, Salurkan Beasiswa bagi 59 Mahasiswa UNIKA Weetebula

23 Mei 2026 - 15:06 WITA

Wapres Percepat Swasembada dan Penguatan Ekonomi Daerah, Proyek Garam Rote Ndao Jadi Kunci Utama

23 Mei 2026 - 04:13 WITA

Di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao Segera Diadakan Festival Keluarga Malole: Wujudkan Pengasuhan Penuh Kasih dan Disiplin Positif

22 Mei 2026 - 17:25 WITA

Dua Petinggi di NTT Ini Apa yang Mau Dibisikkan ke Mas Wapres Gibran?

22 Mei 2026 - 16:55 WITA

Mas Wapres Gibran Berdialog Akrab dengan Masyarakat Rote Ndao di Desa Papela

22 Mei 2026 - 13:03 WITA

Klarifikasi Kabag Umum Setda Rote Ndao: Tidak Melarang, Hanya Mengatur Tempat Peliputan

22 Mei 2026 - 00:34 WITA

Trending di Internasional