Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 9 Agu 2024 11:06 WITA ·

Wapres Ma’ruf Amin Serahkan Penghargaan UHC Awards kepada Walikota Bitung


Wapres Ma’ruf Amin Serahkan Penghargaan UHC Awards kepada Walikota Bitung Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Pemerintah Kota Bitung menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari pemerintah pusat.

Penghargaan tersebut diserahkan  oleh Wakil Presiden RI, Prof. Dr (HC). KH. Ma’ruf Amin, dan diterima langsung oleh Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri, di Krakatau Grand Ballroom TMII Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (8/8/2024).

Penghargaan Universal Health Coverage dari pemerintah yang dikemas dalam ‘Satu Dekade Program JKN-KIS untuk Negeri’ ini sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Wakil Presiden RI, Prof Dr (HC) KH Ma’ruf Amin dalam sambutannya mengatakan Universal Health Coverage atau UHC merupakan konsep pembangunan kesehatan global yang memastikan setiap individu memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif, dan bermutu tanpa adanya hambatan finansial.

Di Indonesia sambungnya UHC diwujudkan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional, Kartu Indonesia Sehat, JKN-KIS.

Berdasarkan data BPJS kesehatan per 1 Agustus 2024 jumlah peserta JKN-KIS telah mencapai 275 juta jiwa atau lebih dari 98 persen dari total penduduk.

“Pencapaian ini tak lepas dari peran sinergi dan kolaborasi yang sulit antara BPJS Kesehatan, Kementerian, Lembaga dan seluruh pemerintah daerah,” ujarnya.

Pemerintah daerah harus terus memastikan seluruh pemberi kerja mendaftarkan pekerja dan keluarganya sebagai peserta JKN-KIS termasuk pekerja informal.

Namun demikian pelaksanaan program masih perlu terus dievaluasi terutama permasalahan tunggakan peserta JKN-KIS.

Dirinya berharap permasalahan ini tidak akan menghambat upaya BPJS Kesehatan dalam memastikan tersedianya fasilitas kesehatan yang berkualitas serta kemudahan akses bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan.

33 provinsi dan 452 Kabupaten/kota penerima penghargaan telah menunjukkan dedikasi dan komitmen tinggi dalam mewujudkan UHC dengan cakupan perlindungan kepesertaan program JKN minimal 95 persen dari total penduduk.

“Saya berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk menyempurnakan cakupan kepesertaan aktif dan memastikan perlindungan kesehatan penduduk secara menyeluruh di wilayahnya, sekaligus menjadi contoh baik untuk provinsi-provinsi yang belum hadir saat ini,” imbuhnya.

Oleh karena Wapres mengajak untuk bersama-sama mendukung optimalisasi pelaksanaan program JKN-KIS dengan menghadirkan pelayanan-layanan kesehatan yang terjangkau berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,244 kali

Baca Lainnya

Bapelkum Gelar Monev di Kemenkum Sulsel Pasca Pelatihan 

15 Juli 2026 - 22:10 WITA

Monev Pasca Pelatihan Bapelkum Bitung

Randito Maringka Terpilih Secara Aklamasi Pimpin FASI Kota Bitung

14 Juli 2026 - 15:21 WITA

Hengky Honandar Sambut Mahasiswa KKT UNSRAT Angkatan 148 di Bitung

14 Juli 2026 - 13:08 WITA

AKP Abdul Natip Titipkan Lima Pesan untuk Siswa MA Alkhairaat Bitung 

14 Juli 2026 - 00:26 WITA

AKP Abdul Natip Anggai

Pimpin Apel Perdana Tim Opsnal, Kapolres Bitung Fokus Kenyamanan Warga 

13 Juli 2026 - 21:23 WITA

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sulut 14–17 Juli

12 Juli 2026 - 20:36 WITA

Banjir rob
Trending di Bitung