Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Tomohon · 10 Jun 2025 23:19 WITA ·

Walikota Caroll Senduk Hadiri Rakor dan Pelantikan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kota Tomohon


Walikota Caroll Senduk Hadiri Rakor dan Pelantikan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kota Tomohon Perbesar

Tomohon,Sulutnews.com – Pemerintah Kota Tomohon menggelar Rapat Koordinasi yang dirangkaikan dengan pelantikan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kota Tomohon, bertempat di Aula Limondok, Selasa (10/6).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, SH, yang juga secara resmi melantik tim yang akan bertugas dalam upaya strategis percepatan penanganan stunting di wilayah Kota Tomohon.

Dalam sambutannya, Walikota Caroll Senduk menegaskan bahwa stunting merupakan isu krusial yang memengaruhi kualitas sumber daya manusia (SDM). Stunting adalah salah satu faktor yang menentukan kualitas SDM menuju SDM unggul. Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional.

Pentingnya konvergensi dan sinergitas lintas sektor dalam menurunkan angka stunting, sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Rapat koordinasi ini adalah langkah konkret untuk memperkuat komitmen seluruh stakeholder dalam konvergensi percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing. Sinergitas adalah kunci keberhasilan pelaksanaan intervensi gizi, baik spesifik maupun sensitif.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas capaian Kota Tomohon yang berhasil mencatatkan angka prevalensi stunting terendah di Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2023, angka stunting di Kota Tomohon tercatat sebesar 10,5 persen—terendah di antara 15 kabupaten/kota di Sulut.

Ini adalah hasil kerja keras kita bersama. Kita patut bersyukur dan berbangga. Namun, pekerjaan belum selesai. Harapan kita adalah Kota Tomohon dapat mencapai target zero stunting.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tomohon Sendy G.A. Rumajar, SE, M.I.Kom selaku Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting Kota Tomohon, Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, Kepala Dinas P2KBD Kota Tomohon Mareyke Manengkey, S.Pd, Ketua TP-PKK Kota Tomohon drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, serta jajaran Pemerintah Kota Tomohon, akademisi, dan mitra terkait.

Pelantikan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting ini diharapkan menjadi momentum untuk merumuskan strategi, rekomendasi, dan solusi aplikatif dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Tomohon.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 966 kali

Baca Lainnya

Tournament of Flowers 2026 Usung Thema Collaboration of Spirit Sukses Digelar di Tomohon Sabtu 8 Agustus

8 Agustus 2026 - 17:32 WITA

Kapolda Sulut Irjen Pol Harry Langie Hadiri Puncak TIFF 2026 Di Tomohon

8 Agustus 2026 - 17:24 WITA

TIFF 2026: Kolaborasi Semangat, Menggerakkan Roda Ekonomi dari Tomohon untuk Indonesia

5 Agustus 2026 - 08:41 WITA

Walikota Tomohon Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS TA 2026 ke DPRD: Pertumbuhan Ekonomi Dioptimalkan, Kesejahteraan Tetap Fokus Utama

4 Agustus 2026 - 20:35 WITA

Walikota Tomohon Caroll Senduk Terima Audiensi Ombudsman RI Perkuat Sinergitas Pelayanan Publik

4 Agustus 2026 - 20:16 WITA

Lestarikan Lingkungan, Setwan DPRD Sulut Gelar Kerja Bakti di Tinoor

4 Agustus 2026 - 10:44 WITA

Trending di Manado