Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Tomohon · 18 Mar 2024 19:17 WITA ·

Walikota Caroll Senduk Buka Kegiatan Rembuk Stunting Kota Tomohon


Walikota Caroll Senduk Buka Kegiatan Rembuk Stunting Kota Tomohon Perbesar

Tomohon,Sulutnews.com – Walikota Tomohon Caroll J.A.Senduk, SH menghadiri dan membuka kegiatan Rembuk Stunting Percepatan Penurunan Stunting Kota Tomohon tahun 2024, bertempat di AAB Guest House Tomohon. Senin (18/03/2024).

Dalam sambutan  Walikota Kota Tomohon menyampaikan beberapa hal antara lain :

  1. Sebagai salah satu komitmen pemerintah dalam menurunkan angka stunting Pemerintah mengeluarkan peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021.
  2. Dalam rangka penurunan percepatan stunting di Kota Tomohon, pemerintah melakukan perencanaan yang berkualitas dan terintegrasi agar kegiatan tersebut dapat terlasanakan sesuai tujuan pemerintah.
  3. Penurunaan stunting pada balita adalah sasaran utama pemerintah, upaya pemerintah dalam penurunan angka stunting dapat menyeluruh baik pada perencanaan.
  4. Pada Tahun 2021 yang menjadi Lokus hanya 4 kab/kota, tapi di tahun 2022 sampai sekarang ini 15 kab/kota yang ada di prov sulut menjadi lokus untuk konvergensi penurunan stunting termasuk di kota Tomohon.
  5. Penanganan Stunting secara garis besar dilakuakn melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitive yang di fokuskan pada seribu hari pertama kehidupan.
  6. Intervensi gizi spesifik adalah peningkatan gizi dan kesehatan, sedangkan intervensi gizi sensitive adalah intervensi penyedia seperti air bersih, sanitasi, dan sebagainya.
  7. Intervensi gizi sensitive memiliki kobntribusi yang besar dalam percepatan penurunan angka stunting.
  8. Kemiskinan, kesehatan, sanitasi dan lingkungan adalah fator yang menyebabkan angka stunting meningkat, pendidikan dan pengetahuan ibu yang rendah juga mempengaruhi stunting terhadap balita. Karakteristik ibu saat hamil, keadaan sosial ekonomi masyarakat, keadaan lingkungan dan kondisi geografis sangat berpengaruh terhadap angka stunting pada balita.
  9. Stunting sangat berpengaruh buruk terhadap perkembangan anak dan juga terhadap perkembangan kualitas manusia kedepannya. Stunting berpengaruh terhadap perkembangan otak, kecerdasan dan edukasi menjadi tidak optimal.
  10. Pemerintah kota Tomohon mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat terlibat dalam percepatan penurunan stunting dan meningkatkan gizi anak.
  11. Pemerintah Kota Tomohon juga berkomitmen untuk melakukan percepatan penurunan stunting dengan melakukas aksi konvergensi agar angka stunting di kota Tomohon dapat menurun.

Kepala BAPELITBANGDA Kota Tomohon, Ibu. Inggrit Palit, SPT.MM menyampaikan bahwa Rembuk Stunting adalah salah satu kegiatan dari 8 aksi konvergensi dan maksud tujuan Rembuk stuntuing :

  1. Sebagai wujud komitmen pemerintah kota Tomohon untuk pencegahan,penangan dan percepatan penurunan stunting.
  2. Untuk mengidentifikasi rencana dan kegiatan intervensi untuk pencegahan penuruna dan percepatan stunting secara terintegrasi
  3. Agar perangkat-perangkat daerah menyusun rencana kegiatan maupun sub-kegiatan untuk percepatan penurunan stunting.

Kegiatan Rembuk Stunting dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Prov.Sulut, Bp. Ir. Diano Tino Tandayu,M.Erg., Ketua TP-PKK Kota Tomohon, Ibu.Drg.Jeand’Arc Senduk Karundeng Selaku Wakil Ketua TPPS Kota Tomohon., Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon, Bpk. Erens Keren, AMKL., Wakapolres Tomohon, Kompol. Parura Amping, S.Th., Mewakili Dandim 1302 Minahasa, Danramil Tomohon, Kapten Armed Zadrak Charles Sonlay., Sekretaris BAPPEDA Prov.Sulut, Bpk.Drs.James Kewas, M.Si., Jajaran Pemerintah Kota Tomohon., Pdt. Olva Moningka, S,Th., Seluruh Peserta dan Insan PERS.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,074 kali

Baca Lainnya

Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda Kunjungi Tomohon, Buka Peluang Kerja Sama Bidang Pendidikan, Pertanian, dan Energi Terbarukan

17 Juli 2026 - 21:12 WITA

KADIN Pusat Jadikan Tomohon Mitra Strategis, TIFF 2026 Dibuka sebagai Pintu Masuk Investasi Beragam Sektor

16 Juli 2026 - 22:10 WITA

Kementerian Ekraf Siap Kembangkan TIFF Menjadi Ekosistem Industri Kreatif di Tomohon

15 Juli 2026 - 21:43 WITA

Pelaksanaan MPLS di SMA dan SMK Negeri dan Swasta di Tomohon dan Minahasa Lancar Hari Kedua

14 Juli 2026 - 23:14 WITA

Wakil Walikota Tomohon Buka Kegiatan Dialog dan Kunjungan Lapangan Bersama Staf Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Digital dan Teknologi

14 Juli 2026 - 22:49 WITA

Walikota Caroll Senduk Didampingi Sekdakot Edwin Roring Lakukan Inspeksi Lapangan Sepanjang Jalan Protokol Kota Tomohon

10 Juli 2026 - 17:34 WITA

Trending di Tomohon