Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Kotamobagu · 17 Nov 2025 22:28 WITA ·

Wali Kota Cup 2025 Tidak Ada Pelayanan Medis dari Dinkes Kotamobagu? Kadis Minta Dievaluasi


Wali Kota Cup 2025 Tidak Ada Pelayanan Medis dari Dinkes Kotamobagu? Kadis Minta Dievaluasi Perbesar

KOTAMOBAGU –Turnamen Wali Kota Cup yang merupakan ajang bergengsi se-Bolmong Mongondow Raya, dinilai tidak dipedulikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu.

Dinkes Kotamobagu yang dipimpin dr. Wahdani Mantang, dinilai gagal menjalankan peran strategisnya dalam memastikan keselamatan dan pelayanan kesehatan pada dua ajang olahraga terbesar yang membawa nama daerah, Walikota Cup VI 2025 dan Porprov XII di Manado.

‎Dugaan ketidakpedulian Dinkes mencuat setelah laporan bahwa surat resmi panitia Walikota Cup yang meminta penugasan tenaga medis tidak mendapat respons. Pada laga pembukaan yang dihadiri langsung Wali Kota dr. Wenny Gaib SpM dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat SH MH, tidak terlihat satu pun petugas medis dari Dinkes bertugas. Panitia terpaksa memakai tenaga medis internal.

‎“Surat kami tak dibalas sama sekali. Padahal ini event besar yang membawa nama daerah,” ungkap salah satu panitia yang meminta identitasnya dirahasiakan. “Kami sampai harus mencari petugas medis sendiri.”

‎Situasi serupa terjadi di Porprov XII Manado. Seorang sumber dari cabang olahraga menyebut Dispora telah menyampaikan surat kepada Dinkes mengenai kondisi salah satu atlet selam yang sakit. Namun respons dari Dinkes disebut lambat hingga akhirnya cabor mengambil langkah sendiri.

‎“Kami sudah sampaikan surat resmi, tapi tidak ada tindak lanjut. Atlet harus ditangani tanpa bantuan Dinkes,” jelas sumber tersebut.

‎Keluhan dari cabor lain memperkuat dugaan bahwa minimnya perhatian bukan kasus tunggal. Salah satu cabor unggulan peraih medali bahkan menuding kepala dinas bersikap apatis terhadap kesehatan kontingen Kotamobagu.

‎“Kami lihat pendampingan kesehatan sangat minim. Seolah olah tidak ada keseriusan,” ujarnya.

‎Ketua Cabang HMI Bolmong Raya, Fadly Korompot menilai sikap Dinkes bertentangan dengan semangat pemerintahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam memajukan olahraga daerah.

‎“Jika instansi teknis tidak menunjukkan tanggung jawab, maka sudah selayaknya dilakukan evaluasi menyeluruh,” tegasnya.

‎Fadly menambahkan, lambannya gerak Dinkes bukan hanya mencoreng koordinasi lintas instansi, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan atlet serta menciptakan preseden buruk bagi event event berikutnya.

‎“Ini bukan soal acara, tapi soal komitmen menjalankan tugas. Dinkes tidak boleh bekerja setengah hati,” ujarnya.

‎Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi melalui telepon dan WhatsApp.

‎Sementara itu, desakan evaluasi terhadap kinerja Dinkes kian menguat. Sejumlah pihak menilai pembiaran seperti ini tidak boleh berulang karena dapat merugikan atlet, panitia, dan nama baik daerah. Pemerintah Kota diminta turun tangan dan memastikan instansi yang berwenang tidak lalai dalam menjalankan fungsi vitalnya.***

Artikel ini telah dibaca 1,122 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasat Reskrim Ahmad Waafi Tangkap Dua Penambang Ilegal di Lokasi Cagar Alam Mengkang

6 Juni 2026 - 12:58 WITA

Kejari Kotamobagu Tetapkan CM Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana KPU Boltim 2021

4 Juni 2026 - 22:14 WITA

Anggota DPRD Sulut Peduli Bencana Salimandungan

1 Juni 2026 - 22:24 WITA

Amkei Kodim 1303 Bantai Persin Sinindian 3-0 Putaran Kedua Matali Cup 2026

31 Mei 2026 - 19:42 WITA

Ustadz Abdul Somad Temui dan Doakan Rahman Salehe Beserta Keluarga

23 Mei 2026 - 14:30 WITA

Kasat Reskrim Ahmad Waafi, Terima Penghargaan dari Polda Sulut, Predikat Terbaik Penanganan Tipikor

20 Mei 2026 - 17:22 WITA

Trending di Kotamobagu